9 PTN yang Punya Lulusan S1 Lebih Cepat Dapat Kerja

2026-02-02 13:36:58
9 PTN yang Punya Lulusan S1 Lebih Cepat Dapat Kerja
- Bagi calon mahasiswa S1 yang akan mendaftar di tahun 2026, memilih kampus bukan hanya soal gengsi, tapi juga soal peluang kerja setelah lulus.Lembaga pemeringkatan dunia, QS WUR 2026, baru saja merilis daftar kampus negeri yang memiliki skor tinggi dalam indikator Employer Reputation dan Employment Outcomes.Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas kurikulum dan jaringan industri kampus tersebut sangat diakui oleh para pemberi kerja.QS World University Rangkings merupakan lembaga pemeringkatan kampus terbaik di dunia. Ada banyak indikator yang digunakan dalam membuat perangkingan.Salah satunya, aspek indikator employability atau ketenagakerjaan. Indikator ini sebesar 20 persen dari total semua penilaian. Indikator ini mengukur bagaimana lulusan kampus bisa cepat terserap di dunia industri.Baca juga: ITB Buka 27 Prodi Kelas Internasional di 2026, Pendaftaran Buka Awal TahunTermasuk reputasi kampus dimata banyak perusahaan dan pemberi kerja. Jadi salah satu faktor mahasiswa yang lulus dan cepat dapat kerja, tak cuma skill dan seberapa besar IPK-nya (Indeks Prestasi Kumulatif).Reputasi kampus, usaha kampus menjalin kerjasama dengan industri juga diperhitungkan banyak perusahaan.Maka dari itu, bila kamu saat ini sedang mencari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebagai opsi, bisa melihat data ini. Ada banyak metrik indikator employability yang dinilai antara lain:Dari semua indikator dan metrik ini, hasilnya akan muncul dalam dua persentase indikator utama. Pertama Employer Reputation (ER) yaitu Indikator reputasi pemberi kerja.Lalu yang kedua, Employment Outcomes atau (EO), ialah seberapa banyak lulusan yang cepat diterima kerja dengan waktu tunggu kerja yang tidak lama. Bisanya, di bawah 1 tahun.Baca juga: Top 3 PTN Terbaik di Jurusan Bisnis dan Ekonomi Versi EduRank 2025Dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) 2026, tercatat ada 26 universitas terbaik di Indonesia yang berhasil masuk radar global.Bukan sekadar soal riset dan kurikulum, kampus-kampus ini dinilai unggul dalam mempersiapkan mahasiswanya melalui pengembangan skill yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.Bagi Anda yang mengincar kepastian karier, berikut adalah 9 PTN yang lulusannya cepat dapat kerja.Daftar ini didominasi kampus dari Jawa Barat dan Jawa Timur. Wilayah Jawa Barat unggul dengan empat kampus seperti UI (Universitas Indonesia), IPB (Institut Pertanian Bogor), ITB (Institut Teknologi Bandung), dan Unpad (Universitas Padjadajaran).Baca juga: Peluang Lolos PTN Lebih Besar lewat Jalur SNBP, SNBT atau Mandiri?Penting untuk dipahami bahwa daftar di bawah ini tidak disusun berdasarkan urutan peringkat tertentu. Hal ini dikarenakan setiap kampus memiliki skor yang bervariasi pada dua indikator kunci yang berbeda.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 13:38