Kenapa Gerobak Mi Ayam Berwarna Biru? Ini Asal-usul dan Perbedaannya

2026-01-12 03:57:54
Kenapa Gerobak Mi Ayam Berwarna Biru? Ini Asal-usul dan Perbedaannya
- Mi ayam adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang bisa ditemukan di tiap sudut kota-kota di Indonesia.Kuliner yang memadukan mi dengan bahan-bahan lain, seperti ayam dan sayur ini biasanya dijual di restoran, warung, hingga gerobak keliling.Menariknya, warna gerobak mi ayam hampir sama, yakni berwarna biru.Lantas, mengapa warna gerobak identik mi ayam berwarna biru?Baca juga: Sering Ada di Mi Ayam dan Bakso, Ketahui 3 Efek Samping Caisim bagi TubuhWarna biru pada gerobak mi ayam diasosiasikan dengan asal-usul kuliner khas Indonesia tersebut.Dikutip dari Grid, warna gerobak biru mulanya berawal dari penjual mi ayam yang berasal dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.Di sana, pedagang mi ayam mengecat gerobak mereka dengan warna biru lantaran harganya yang murah.Kemudian, beberapa pedagang merantau ke berbagai kota di Pulau Jawa hingga kebiasaan itu menyebar sehingga menjadi sebuah tradisi massal.Dilansir dari laman Dewan Kesenian Jakarta, warna gerobak bisa menjadi salah satu satu simbol sosial di masyarakat. Begitu juga dengan bentuk dan tipografi hurufnya.Umumnya, desain gerobak bersifat lokal dan menjadi cerminan dari lingkungan, budaya, serta sejarah yang berkembang di daerah tersebut.Seperti halnya gerobak makanan mi ayam Donoloyo yang berasal Wonogiri.Gerobak ini umumnya menggunakan furnitur kayu secara keseluruhan dan menggunakan warna biru pada penulisannya.Berbeda dengan gerobak mi ayam dan jajanan tradisional lainnya di Jakarta, Ciamis, dan daerah Jawa Barat lainnya yang umumnya menggunakan warna cerah.Hal ini menjadi simbol bukti dari nilai fungsi dan ketahanan budaya lokal di masyarakat.Baca juga: Mengapa Bakso dan Mi Ayam Banyak Diburu Saat Lebaran?Seperti yang sudah dijelaskan, gerobak mi ayam berwarna biru umumnya menandakan bahwa mi tersebut berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.


(prf/ega)