Mahasiswa Koban Banjir Sumatera akan Dapat Bantuan Rp 3,75 Juta untuk 3 Bulan

2026-01-16 04:21:55
Mahasiswa Koban Banjir Sumatera akan Dapat Bantuan Rp 3,75 Juta untuk 3 Bulan
Jakarta - Pemerintah akan memberikan bantuan Rp 1.250.000 per bulan untuk mahasiswa yang terdampak banjir Sumatera. Hal ini disampaikan Direktur Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Fauzan Adziman dalam rapat bersama Komisi X DPR RI.Fauzan mengatakan, bantuan itu nantinya diberikan melalui skema Program Indonesia Pintar (PIP) bagi mahasiswa korban bencana alam. Jangka waktu pemberian bantuan selama tiga bulan. “Bantuannya biaya hidup sebesar Rp 1.250.000 per bulan atau Rp 3.750.000 untuk 3 bulan,” kata Fauzan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin . AdvertisementDia menjelaskan, Kemendiktisaintek menganggarkan Rp 59,375 miliar untuk 15.833 mahasiswa.“Per kemarin, begitu data mahasiswa terdampak itu sekitar 18.000. sehingga ini memang secara jumlah cukup mendekati dari jumlah mahasiswa yang terdampak,” jelasnya.  Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktiristek) Fauzan menuturkan, pemerintah menargetkan proses pemulihan perguruan tinggi yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra dimulai pada Januari 2026. Fauzan menyebut, ada 60 perguruan tinggi yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra. Yakni Aceh 31 perguruan tinggi (4 PTN dan 27 PTS), Sumatra Utara 14 perguruan tinggi (1 PTN dan 13 PTS), serta Sumatra Barat 15 perguruan tinggi (9 PTN dan 6 PTS). “Tahap pemulihan durasinya mulai Januari 2026, fokus berada pada program rehabilitasi jangka menengah, pemulihan ekonomi berkelanjutan, rekonstruksi sanitasi dan edukasi mitigasi bencana untuk membangun ketahanan jangka panjang, termasuk juga perbaikan infrastruktur seperti jembatan,” kata Fauzan.Kemendiktisaintek juga mempunyai skema tahap penanggulangan darurat yang berdurasi hingga 31 Desember 2025. Fokusnya pada penanganan kebutuhan mendesak distribusi logistik, pelayanan kesehatan darurat, dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk penyelamatan jiwa, serta pemulihan awal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-16 03:57