BOGOR, - Suasana duka menyelimuti rumah Noviani (31), salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans di ruas Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah.Pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat bendera kuning dipasang di depan rumah duka yang berada di wilayah Kampung Bojong Hilir, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.Saudara dan tetangga korban berkumpul untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas musibah yang menimpa.Baca juga: Bapak-Anak Korban Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang Dimakamkan Satu Liang LahatAyah korban, Emad, mengatakan bahwa korban bersama suaminya, Wahyu (26), menaiki bus Cahaya Trans menuju wilayah Boyolali untuk keperluan keluarga sekitar pukul 14.00 WIB pada Minggu .Pagi tadi, keluarga mendapat kabar dari RT setempat bahwa terdapat kecelakaan yang melibatkan Bus Cahaya Trans.Bus itu yang ditumpangi oleh anak perempuannya dengan suaminya."Pagi ada kabar, katanya Bus Cahaya kena musibah. Anak saya di situ ikut korban," kata Emad kepada wartawan, Senin .Tidak hanya sang anak, suaminya pun turut menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.Musibah ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban.Baca juga: Sopir Bus PO Cahaya Trans Ditahan Usai Sebabkan 16 Penumpang Tewas di Tol Krapyak SemarangTerlebih, korban meninggalkan dua orang anak, masing-masing kelas satu SMP dan bayi berusia 2 bulan."Ada bayi baru dua bulan sama anaknya yang pertama," ujar dia.Saat ini, pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah Noviani yang rencananya dimakamkan di Bogor.Adapun Wahyu akan dimakamkan di wilayah Boyolali, Jawa Tengah."Sekarang masih di rumah sakit. Rencana di sini (Noviani dimakamkan), suaminya di sana," kata dia.
(prf/ega)
Pasutri Bogor Tewas dalam Kecelakaan Bus di Tol Batang-Semarang, Tinggalkan Bayi 2 Bulan
2026-01-12 07:00:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:33
| 2026-01-12 06:15
| 2026-01-12 06:03
| 2026-01-12 05:27
| 2026-01-12 04:33










































