Pengamat Sebut Timnas U22 Indonesia Menjanjikan, tetapi Finishing Masih Jadi Catatan

2026-01-30 11:51:52
Pengamat Sebut Timnas U22 Indonesia Menjanjikan, tetapi Finishing Masih Jadi Catatan
- Kekalahan telak 0-3 yang diderita Timnas U22 Indonesia saat menghadapi Mali dalam laga uji coba internasional beberapa waktu lalu meninggalkan banyak catatan.Pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo menyebut lini tengah dan depan menunjukkan potensi menjanjikan.Namun masalah klasik penyelesaian akhir dan rapuhnya pertahanan kembali menjadi batu sandungan.Menurutnya, mesin lini permainan Indonesia sudah cukup bagus pada awal pertandingan.Distribusi bola di lini tengah mulai lancar, terutama berkat peran sentral Ivar Jenner.Sebagai informasi, hasil Timnas U22 Indonesia vs Mali di Stadion Pakansari, Cibinong, Kab. Bogor, Sabtu menunjuk skor 0-3.Mali menang berkat gol-gol Sekou Doucoure, Wilson Samake, dan Moulaye Haidara.Baca juga: Isi Hati Ivar Jenner Usai Dipercaya Jadi Kapten Timnas U22 Indonesia“Secara permainan sebenarnya menjanjikan sih di depannya, tadi kalau Ivar Jenner jadi DM (defensive midfielder) dia beberapa kali kerja sama Rafael Struick dengan Dony Tri jalan,” ujar pengamat yang biasa disapa Bung GAZ itu kepada Kompas.com.Peluang Garuda Muda untuk memetik hasil maksimal sejatinya cukup besar. Gita Suwondo menilai Timnas U22 Mali juga tidak tampil dalam kondisi terbaiknya.Banyak kesalahan yang dilakukan tim asuhan Fousseni Diawara sepanjang laga. Khususnya di lini belakang, membuka celah yang seharusnya bisa dieksploitasi.Dony Tri Pamungkas, Mauro Zijlstra, Rahmat Arjuna, Ivar Jenner, dan Rafael Struick membaca celah tersebut dan mengirimkan beberapa gelombang serangan.Sayangnya serangkaian tekanan itu berakhir sia-sia karena tidak mampu dikonversi menjadi gol.Baca juga: Jadwal Timnas U22 Indonesia Vs Mali di Uji Coba Kedua, Target Ivar Jenner“Apalagi sisi kanan pertahanan Mali itu agak kebuka dan lini belakang Mali kan kelihatan tidak banyak konsentrasi, kelihatan mereka mainnya sembrono, kebanyakan melakukan kesalahan di daerah sendiri,” tutur Gita Suwondo.“Cuma balik-balik lagi, Indonesia tidak mampu memberikan end-passing yang kemudian berujung menjadi peluang dan gol,” imbuhnya.Meskipun Ivar Jenner banyak membantu melakukan mengalirkan bola di sepertiga akhir lapangan, masalah penyelesaian akhir tetap menjadi masalah yang tak kunjung terselesaikan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-01-30 10:40