Mobilitas Nataru 2025/26: Penumpang Angkutan Umum Tembus 10,1 Juta

2026-01-12 04:04:54
Mobilitas Nataru 2025/26: Penumpang Angkutan Umum Tembus 10,1 Juta
JAKARTA, - Mobilitas masyarakat selama sembilan hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26 mengalami peningkatan signifikan.Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mencatat, jumlah penumpang angkutan umum telah mencapai 10.117.847 orang hingga H+1 Hari Natal. Jumlah itu naik 4,85 persen dibandingkan periode Nataru 2024/25 yang mencatat 9.649.440 penumpang.Data ini dihimpun sejak Posko Pusat Angkutan Nataru 2025/2026 dibuka pada 18 Desember 2025 (H-7) hingga 26 Desember 2025 (H+1 Hari Natal).Baca juga: Daftar Nomor Penting yang Harus Disimpan Saat Libur Nataru/ Nugraha Perdana Kondisi Terminal Arjosari Malang. “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami terus tekankan kepada para operator untuk meningkatkan pengawasan operasional,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi dikutip Minggu .Dari sisi moda transportasi, kereta api menjadi angkutan paling banyak digunakan dengan total 3.526.380 penumpang. Disusul angkutan udara yang melayani 2.460.518 penumpang dan angkutan penyeberangan sebanyak 1.731.248 penumpang.Sementara itu, angkutan darat berupa bus di terminal tipe A dan B mencatat 1.519.397 penumpang, sedangkan angkutan laut melayani 880.304 penumpang selama periode tersebut.Selain angkutan umum, Posko Pusat juga memantau pergerakan kendaraan pribadi. Dari gerbang Tol Jakarta, tercatat 1.582.977 kendaraan keluar dan 1.488.424 kendaraan masuk sejak H-7 hingga H+1 Natal.Sementara itu, total kendaraan yang melintas di gerbang tol Jabodetabek mencapai 4.053.761 unit. Di gerbang tol non-Jabodetabek, pergerakan kendaraan tercatat sebanyak 3.370.029 unit.Baca juga: Waspada Copet! Tips Aman Naik Bus AKAP LiburanDok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk Kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).“Untuk mengantisipasi antrean kendaraan akibat kepadatan lalu lintas di jalan tol, telah diterbitkan SKB yang mengatur manajemen lalu lintas. Pengaturan disesuaikan dengan kondisi jalan berdasarkan diskresi Korlantas Polri,” jelas Titis.Di ruas jalan arteri Jabodetabek, jumlah kendaraan keluar tercatat sebanyak 4.768.603 unit dan kendaraan masuk 4.292.160 unit. Adapun di ruas arteri non-Jabodetabek, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 4.770.273 unit.“Bagi masyarakat yang sedang bepergian dan berlibur, kami imbau untuk selalu berhati-hati, memperbarui informasi terutama mengenai cuaca dan kepadatan, serta selalu patuhi arahan petugas di lapangan,” kata Titis.


(prf/ega)