- Membelikan anak ponsel pertama bukan keputusan yang sederhana. Banyak orang tua merasa dilema antara ingin memberi akses komunikasi dan takut terhadap risiko penggunaan gawai sejak dini.Di era ketika sekolah, tugas, hingga aktivitas harian sering membutuhkan perangkat digital, kebutuhan anak terhadap ponsel memang semakin besar.Namun, sebelum benar-benar membeli, orang tua perlu memahami bahwa setiap anak memiliki tingkat kesiapan yang berbeda, baik secara emosional, mental, maupun kemampuan mengelola teknologi dengan bijak.Karena itu, penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memberikan anak ponsel pertamanya. Selengkapnya berikut beberapa hal penting yang perlu dipikirkan sebelum memutuskan memberikan anak smartphone.Baca juga: 6 Tanda Kecanduan Gadget dan Cara MenguranginyaDilansir dari laman TechJury, usia bukan satu-satunya penentu apakah anak sudah siap memiliki ponsel pertama. Ada anak yang sudah cukup bertanggung jawab di usia 9 tahun, sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama.Faktor utamanya adalah kedewasaan, bukan angka usia. Orang tua perlu menilai apakah anak mampu mematuhi aturan, menjaga barang miliknya, serta bertanggung jawab saat menggunakan perangkat lain di rumah.Jika anak kerap kehilangan barang, belum bisa mematuhi batasan, atau masih menunjukkan perilaku impulsif, maka pemberian ponsel sebaiknya ditunda.Namun, ada kondisi tertentu yang membuat ponsel menjadi kebutuhan, misalnya anak pulang sekolah sendiri atau mengikuti kegiatan sepulang sekolah. Dalam situasi seperti ini, ponsel dapat menjadi alat komunikasi penting.Meski begitu, orang tua juga harus siap. Memberikan anak ponsel berarti harus menetapkan ekspektasi yang jelas, kapan boleh digunakan, siapa yang boleh dihubungi, serta aturan penggunaan lain. Orang tua juga wajib terlibat aktif mengawasi perilaku digital anak dan mengajarkan cara menggunakan ponsel dengan aman serta bertanggung jawab.Memilih ponsel untuk anak bukan sekadar memilih apa yang mereka inginkan. Orang tua perlu merasa aman dan nyaman dengan fitur yang tersedia. Menurut laman TechJury, ada empat kategori ponsel yang dapat dipertimbangkan:Ini adalah pilihan paling sederhana: hanya telepon dan SMS tanpa internet, aplikasi, maupun media sosial. Sangat cocok untuk anak kecil yang hanya membutuhkan komunikasi dasar. Kelebihannya adalah baterai tahan lama dan sangat tahan banting.Sedikit lebih canggih karena punya GPS, kamera sederhana, dan beberapa aplikasi bawaan. Tidak ada akses ke toko aplikasi, sehingga anak tidak bisa mengunduh media sosial atau browser bebas. Pilihan aman untuk anak yang butuh sedikit lebih banyak fungsi.Cocok untuk orang tua yang tak keberatan memberikan smartphone, tapi ingin tetap mengawasi. Parental control bisa membatasi screen time, memblokir aplikasi, dan menyaring konten. Beberapa model juga punya pelacakan lokasi.Dirancang khusus untuk anak. Tanpa browser, tanpa media sosial, hanya telepon, SMS, dan GPS. Keamanannya tinggi dan risikonya kecil.Tidak semua ponsel punya pengaturan untuk mengawasi penggunaan. Pilih perangkat dengan kontrol orang tua yang memadai. Mulai dari membatasi aplikasi, waktu penggunaan, hingga laporan aktivitas.
(prf/ega)
Mau Belikan Anak Ponsel Pertama? Pertimbangkan Hal Ini Dulu
2026-01-12 17:03:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:18
| 2026-01-12 16:05
| 2026-01-12 15:49
| 2026-01-12 15:31
| 2026-01-12 14:48










































