AMBON, - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa memastikan bahwa stok minyak tanah untuk kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah tersebut masih aman.Menurut Hendrik, sejauh ini tidak ada kelangkaan minyak tanah (mitan) di wilayah Maluku khususnya di Kota Ambon.Hendrik mendatangi langsung pangkalan dan agen di Kota Ambon untuk untuk memantau distribusi minyak tanah setelah muncul adanya laporan bahwa masyarakat kesulitan mendapatkan minyak tanah menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru.“Saya mengecek langsung kondisi di lapangan. Setelah dicek, pasokan dari Pertamina sebenarnya lancar,” kata Hendrik saat memantau distribusi minyak tanah di salah satu pangkalan di Kawasan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu .Baca juga: Antisipasi Nataru, Suplai Minyak Tanah di Maluku Tenggara Naik 19 PersenDalam peninjauan tersebut, Hendrik mengatakan, sempat berdialog dengan para pemilik pangkalan untuk memastikan kelancaran distribusi minyak tanah ke masyarakat.Oleh karena itu, dia bisa memastikan bahwa laporan terkait adanya kelangkaan minyak tanah tidak benar.“Sebenarnya adalah stok yang cepat habis akibat tingginya konsentrasi pembeli di satu titik pangkalan tertentu," ujar Hendrik.“Kondisi ini bukan langka, melainkan stok habis karena pembeli membludak di titik ini saja. Disebut langka apabila pasokan dari Pertamina tidak datang atau terlambat, sementara permintaan tinggi,” katanya lagi menjelaskan.Baca juga: Malam Hari Tanpa Listrik, Warga Subarang Aia, Agam Bertahan dengan Lampu Minyak TanahDalam kesempatan itu, dia meminta pihak Pertamina menjaga ketersediaan stok minyak tanah di seluruh wilayah Maluku secara merata. Sehingga, masyarakat dapat memperoleh bahan bakar tersebut dengan mudah tanpa harus berebutan di satu pangkalan.“Sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal dan efisien,” ujar Hendrik.Pihak Pertamina sendiri memastikan telah mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan minyak tanah jelang Nataru di wilayah Maluku.Bahkan, Pertamina telah menambah penyaluran minyak tanah sebesar 19 persen dari kuota normal bulanan.“Kesimpulannya, pasokan kita cukup, bahkan lebih karena sudah ada penambahan kuota. Pemerintah menjamin ketersediaan bahan bakar aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi momen Natal dan Tahun Baru,” tandas Hendrik.Baca juga: Antisipasi Nataru, Suplai Minyak Tanah di Maluku Tenggara Naik 19 Persen
(prf/ega)
Cek Distribusi Minyak Tanah Jelang Nataru, Gubernur Maluku Pastikan Tak Ada Kelangkaan
2026-01-13 07:10:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:11
| 2026-01-13 05:46
| 2026-01-13 05:45
| 2026-01-13 05:35










































