Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RS, Polda Papua Bentuk Tim Investigasi

2026-01-12 04:57:57
Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RS, Polda Papua Bentuk Tim Investigasi
JAYAPURA, – Kepolisian Daerah Papua membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus meninggalnya Irine Sokoy dan sang bayi akibat diabaikan oleh 4 rumah sakit di Kota dan Kabupaten Jayapura.Tim investigasi yang dipimpin Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Jeremias Rontini ini akan menginvestigasi dugaan penolakan pasien di RS Bhayangkara Jayapura.“Berkaitan dengan peristiwa yang menimpa Ibu Irene Sokoy dan bayinya, Pak Kapolda telah memerintahkan secara khusus tim untuk mendalami peristiwa yang terjadi sekaligus untuk memperbaiki tata kelola internal di RS Bhayangkara dalam pelayanan pasien,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito pada Senin .Baca juga: Gubernur Papua Bakal Copot 2 Direktur RSUD Usai Irene dan Bayinya Meninggal karena DitolakKombes Cahyo menyebut, tim yang dibentuk akan menginvestigasi untuk mengetahui apakah yang dilakukan tenaga medis di RS Bhayangkara sudah sesuai prosedur atau tidak.“Tim ini akan menyelidiki apa yang dilakukan tenaga medis yang bertugas saat itu sudah sesuai standar pelayanan rumah sakit atau tidak. Hal ini sekaligus untuk memperbaiki pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” terangnya.Untuk diketahui, RS Bhayangkara merupakan salah satu rumah sakit yang diduga ikut mengabaikan pasien Irine Sokoy pada Senin lalu.Baca juga: Ibu dan Bayinya Meninggal Ditolak 4 RS, Gubernur Papua: Mohon Maaf atas Kebodohan PemerintahSaat itu, keluarga membawa pasien Irine Sokoy ke RS Bhayangkara untuk proses persalinan.Namun, karena ruang kelas III untuk BPJS dalam keadaan penuh sehingga pihak rumah sakit menyarankan untuk masuk ke ruang VIP dengan syarat keluarga membayar uang DP sebesar Rp 4 juta.Tapi karena tak membawa uang sebesar itu, keluarga akhirnya membawa Irine Sokoy ke RSUD Dok II Jayapura. Namun dalam perjalanan, kondisi korban melemah dan keluar busa dari mulutnya sehingga keluarga memutuskan untuk kembali ke RS Bhayangkara. Namun, saat masih dalam perjalanan, pasien Irine Sokoy mengembuskan napas terakhir.


(prf/ega)