Empat Varietas Tembakau Asli Purworejo Lolos Sertifikasi Kementan

2026-01-12 16:31:39
Empat Varietas Tembakau Asli Purworejo Lolos Sertifikasi Kementan
PURWOREJO, – Empat varietas tembakau lokal di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dinyatakan lolos sertifikasi dari Kementerian Pertanian (Kementan).Keempat varietas tersebut adalah Tembakau Silikenongo, Bendungan Ombo, Sitepus 1, dan Sitepus 2.Varietas ini siap bersaing dengan tembakau Kemloko yang lebih dulu dikenal di tingkat nasional.Baca juga: Kemenperin: Standardisasi Kemasan Tembakau Perlu Perhatikan Hak Kekayaan IntelektualKepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, menyebut keberhasilan ini menjadi babak baru bagi pengembangan tembakau asli Purworejo.“Alhamdulillah, dari 10 varietas tembakau lokal yang kami teliti bersama BRIN, empat di antaranya berhasil lolos sertifikasi. Saat ini tinggal menunggu penerbitan SK resmi dari Kementerian Pertanian,” ujar Wiyoto, Kamis .Wiyoto menjelaskan hasil uji tanam menunjukkan empat varietas unggulan tersebut cocok dengan karakteristik lahan dan iklim Purworejo.“Belajar dari pengalaman, varietas seperti Kemloko yang bagus di daerah lain belum tentu cocok di sini. Maka kita fokus pada varietas lokal yang sudah terbukti unggul di tanah sendiri,” jelasnya.Baca juga: Bea Cukai Catat Kenaikan 7,1 Persen, Didorong Impor dan Produksi TembakauIa mengakui perubahan iklim menjadi tantangan, termasuk anomali kemarau basah pada musim tanam 2025 yang sempat memengaruhi mutu panen.“Kualitasnya memang sedikit menurun, tapi secara umum hasil panen masih cukup baik. Petani tetap semangat dan optimis,” tambahnya.Selain budidaya, Pemkab Purworejo mendorong hilirisasi tembakau melalui penguatan industri olahan.DKPP bekerja sama dengan PLUT Dinas KUKMP untuk mengembangkan industri rokok skala rumah tangga.“Saat ini sudah ada 43 industri rokok rumah tangga yang beroperasi di Purworejo. Keberadaan mereka sangat membantu petani dalam penyerapan hasil panen,” terang Wiyoto.Ketua DPC Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Purworejo, Mulyanto, menyebut potensi tembakau terus meluas di berbagai wilayah.“Selain daerah tradisional, kini wilayah Ngombol, Bayan, Kaligesing, Loano, Bener, dan Bruno juga mulai menanam tembakau. Hampir seluruh wilayah Purworejo cocok untuk tembakau, kecuali bagian selatan yang kadar garam tanahnya tinggi,” ujarnya.Baca juga: PTPN I Siapkan 500 Hektar Lahan untuk Bangkitkan Kembali Tembakau DeliMenurutnya, lolosnya empat varietas lokal menunjukkan identitas dan kualitas tembakau Purworejo.“Kita punya identitas dan mutu yang tidak kalah dengan daerah lain. Tugas kita sekarang adalah menjaga kualitas dan meningkatkan produktivitas agar tembakau Purworejo semakin dikenal luas,” pungkasnya.


(prf/ega)