- Tak sedikit orang yang sibuk menuding pasangannya sebagai penyebab masalah, tanpa pernah mengintrospeksi, apakah dirinya jadi sosok yang toksik dalam hubungan ini?Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi dari Thriveworks di Rio Rancho, Steven McGough menyebutkan, hubungan toksik tidak selalu ditandai kekerasan fisik. “Secara umum, hubungan toxic adalah hubungan yang, sebagian besar waktu, membuat seseorang merasa lebih buruk setelah berinteraksi,” ujarnya, seperti dikutip dari Parade, Rabu .Hubungan toxic bisa terjadi dengan pasangan, keluarga, sahabat, bahkan rekan kerja. Lantas, bagaimana cara mengenali bahwa kamu yang toxic dalam hubungan?Baca juga: Waspadai 7 Tanda Bos yang Toxic, Bisa Ganggu Kesehatan MentalTanda paling ekstrem bahwa kamu toxic dalam hubungan adalah adanya kekerasan, baik fisik maupun verbal. McGough menjelaskan, dorongan fisik, melempar barang, hingga memukul merupakan sinyal kuat perilaku toxic, bahkan sudah masuk kategori abusif. Tak hanya fisik, kekerasan verbal juga termasuk perilaku toxic. “Menggunakan hinaan, serangan personal, atau kata-kata merendahkan alih-alih membahas perilaku pasangan adalah hal yang perlu diwaspadai,” kata McGough. Baca juga: Ahli Bagikan 6 Cara Menghadapi Keluarga yang Toxic Perilaku toxic berikutnya adalah bersikap merendahkan. McGough menyebut sikap superioritas yang meremehkan pasangan sebagai indikator kuat hubungan toxic.Jika kamu sering merasa lebih pintar, lebih dewasa, atau lebih benar dibanding pasangan, lalu mengekspresikannya secara terang-terangan, itu bisa menjadi tanda toxic. Memperlakukan pasangan seperti anak kecil atau orang yang tidak kompeten juga termasuk bentuk toxic yang sering tak disadari.Baca juga: Waspadai 3 Tanda Toxic saat Kencan yang Sering Tak Disadari PriaDok. Freepik/jcomp Ilustrasi pasangan bertengkar di mobil.Bentuk toksik lainnya muncul saat kamu membatasi ruang sosial pasangan. McGough menegaskan, marah atau melarang pasangan bertemu keluarga dan teman adalah tanda hubungan penuh racun.Sebaliknya, isolasi juga bisa terjadi ketika kamu justru menjauh dari orang-orang terdekat demi menutupi kondisi hubungan. Pola ini membuat hubungan toxic semakin sulit diurai.“Menghindari teman dan keluarga agar tidak membahas apa yang terjadi dalam hubungan juga merupakan sinyal yang mengkhawatirkan,” ujar dia. Baca juga: Viral Bird Theory untuk Menguji Kepedulian PasanganHubungan sehat memungkinkan percakapan terbuka, bahkan saat tidak sepakat. Namun, jika kamu atau pasangan terus menghindari diskusi karena takut konflik, itu bisa menjadi tanda toxic.“Jika kamu menghindari pembicaraan penting karena takut dihina, diremehkan, atau berujung pertengkaran besar, ini adalah tanda hubungan toxic atau tidak sehat,” jelas McGough.
(prf/ega)
Merasa Hubungan Selalu Bermasalah? Bisa Jadi Kamu yang Toxic
2026-01-12 10:48:38
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:20
| 2026-01-12 09:40
| 2026-01-12 09:14










































