Airbus Serahkan Helikopter H160 ke Operator Indonesia

2026-01-30 11:23:11
Airbus Serahkan Helikopter H160 ke Operator Indonesia
 - Airbus Helicopters resmi menyerahkan satu unit helikopter H160 kepada Derazona Helicopters di Indonesia.Penyerahan ini menandai kehadiran helikopter generasi terbaru Airbus tersebut di Indonesia, sekaligus menjadikan Derazona sebagai operator pertama H160 untuk sektor energi di Asia Tenggara.Helikopter H160 akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional, terutama layanan energi lepas pantai, serta misi utilitas dan transportasi komersial.Dengan masuknya H160, Derazona memperluas armadanya untuk melayani sektor energi yang membutuhkan moda transportasi udara dengan tingkat keselamatan dan efisiensi tinggi.Penyerahan H160 kepada operator Indonesia ini juga menandai langkah awal penggunaan helikopter tersebut di pasar energi kawasan Asia Tenggara.Baca juga: iPad Tersangkut di Pedal, Helikopter Chinook Jatuh“Sebagai operator pertama helikopter untuk misi energi di Asia Tenggara, kami sangat antusias memanfaatkan kemampuan uniknya untuk melayani kebutuhan berbagai klien kami dengan standar keamanan dan efisiensi tertinggi," ujar Ramadi Widyardiono, Director of Production, Derazona Helicopters.Sementara Regis Magnac, Vice President Head of Energy, Leasing and Global Accounts Airbus Helicopters mengatakan pihaknya bangga melihat helikopter H160 mulai beroperasi di Asia Tenggara.“Penyerahan ini merupakan tonggak penting yang menegaskan daya tarik global helikopter ini dan kemampuannya dalam menetapkan kembali standar dalam transportasi lepas pantai,” ujar Magnac dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno.Sebelumnya, H160 telah beroperasi di sejumlah negara, termasuk Brasil, Kanada, China, Prancis, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Inggris, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa.Baca juga: Airbus Tawarkan Drone VTOL Flexrotor ke Pasar IndonesiaAirbus H160 merupakan helikopter multi-misi yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari operasi lepas pantai, penegakan hukum, pencarian dan penyelamatan, layanan medis darurat, hingga penerbangan bisnis dan privat.Helikopter ini mengusung desain aerodinamis baru, sistem avionik modern, serta fokus pada efisiensi bahan bakar, keselamatan, dan kenyamanan penumpang.Airbus tidak merinci angka penjualan atau pengiriman unit H160 secara resmi pada 2025. Namun dikutip dari Flight Global, produksi H160 terus meningkat dari tahun sebelumnya, dengan rencana mencapai 40 unit per tahun di lini produksi.Pada 2023, dilansir Vertical Magazine, Airbus mengamankan pesanan sekitar 26 unit H160 dan telah mengirim sekitar 20 unit kepada pelanggan global.Selain itu, general Aviation of China juga tercatat memesan 50 unit H160, dan setidaknya beberapa unit telah diserahkan untuk memulai operasi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-30 11:31