Di Mana Somaliland dan Apa Bedanya dengan Somalia? Ini Profil dan Sejarahnya

2026-02-02 09:12:53
Di Mana Somaliland dan Apa Bedanya dengan Somalia? Ini Profil dan Sejarahnya
- Negara Somaliland kembali menjadi sorotan internasional setelah Israel secara resmi memberikan pengakuan kedaulatan terhadap wilayah tersebut.Keputusan ini diumumkan pada Jumat dan menjadikan Israel sebagai negara pertama yang secara terbuka mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat.Pengakuan tersebut berpotensi mengubah peta politik di kawasan Tanduk Afrika dan memicu ketegangan dengan Somalia yang selama ini menolak pemisahan wilayah itu.Meski telah memproklamasikan kemerdekaan sejak 1991, Somaliland masih kerap disalahartikan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Somalia.Dilansir dari Kompas.com, Minggu , berikut penjelasan mengenai negara Somaliland, perbedaannya dengan Somalia, serta dampak pengakuan Israel terhadap dinamika kawasan.Baca juga: Jika Israel Manfaatkan Wilayah Somaliland, Kelompok Al Shabaab Siap BerperangDilansir dari The Centre of Justice and Accountability, Republik Somaliland merupakan wilayah di barat laut Somalia yang sejak Mei 1991 mendeklarasikan diri sebagai negara merdeka.Wilayah ini memiliki ibu kota di Hargeisa dan terletak di antara kawasan gurun Afrika Timur serta Teluk Aden, menjadikannya berada di jalur strategis perdagangan regional.Dalam laman resminya, Somaliland menyebut diri sebagai wilayah yang relatif damai dengan potensi pembangunan yang terus berkembang.Letaknya yang berada di persilangan Afrika dan Semenanjung Arab memberi nilai penting dalam aktivitas perdagangan dan logistik kawasan.Somaliland dikenal memiliki warisan budaya yang kuat, mulai dari situs lukisan batu prasejarah Laas Geel hingga Pelabuhan Berbera yang kini menjadi simpul penting aktivitas ekonomi.Wilayah ini juga aktif mendorong investasi di sektor pertanian, energi, pertambangan, dan logistik sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi yang lebih terbuka dan berdaya saing.Somaliland memproklamasikan kemerdekaannya setelah runtuhnya rezim militer Somalia pada 1991.Proses ini lahir dari kesepakatan para tetua adat dan faksi lokal untuk mengakhiri konflik bersenjata dan membangun kehidupan bersama secara damai.Berbeda dengan Somalia bagian selatan dan tengah yang lama dilanda konflik, wilayah ini relatif stabil dan berhasil membangun tata kelola pemerintahan sendiri.Dari proses rekonsiliasi tersebut, Somaliland membentuk sistem politik berbasis demokrasi parlementer dengan parlemen dua kamar yang memadukan peran tetua adat dan perwakilan rakyat hasil pemilu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-02 07:18