PEKANBARU, - Ipda Angga Mufajar (36), anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, hilang diduga akibat bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar).Angga terkena musibah dalam menjalankan tugas Polri. Upaya pencarian Angga saat ini masih terus dilakukan.Termasuk pihak keluarga yang juga ikut mencari di lokasi kejadian di wilayah Padang Panjang, Sumbar."Kami sudah tiga hari ikut mencari, tetapi Angga sampai sekarang, hari keempat belum ditemukan," kata kakak kandung Angga, Poppy Rahmadini (40) saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin .Baca juga: 2 Penyidik Polda Riau Jadi Korban Bencana di Sumbar Saat Jalankan Tugas, 1 Meninggal, 1 HilangPoppy berharap agar personel pencarian dapat ditambah."Di lokasi hanya ada tim Basarnas Padang Panjang dan teman leting Angga, sedangkan lokasi pencarian sungainya sangat panjang, sampai muara Padang, sekitar 200 kilometer. Kami ikut menyusuri sungai selama tiga hari bersama tim Basarnas," kata Poppy.Poppy juga berharap kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan agar memberikan perhatian untuk mencari Angga.Sebab, Angga diduga menjadi korban bencana alam dalam posisi menjalankan tugas kepolisian."Kepada Pak Kapolda Riau, mohon ditambah personel pencarian. Tolong atensi pencarian adik saya karena dia dalam rangka bertugas, bukan urusan pribadi," ungkap Poppy."Tadi alhamdulillah ada tim Polda Riau sudah menghubungi, katanya saya baru sampai di Padang Panjang. Mereka bantu cari," imbuhnya.Baca juga: Terjunkan 290 Personel ke Bencana Sumbar, Kapolda Riau: Bantu Pencarian KorbanPoppy mengatakan, ada lima orang keluarga yang ikut mencari Angga.Ada istri, ibu, dan saudaranya.Sementara ayah Angga yang berada di Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, tak bisa ikut karena sedang sakit.Mereka berangkat dari kampung halaman di Bangkinang untuk mencari keberadaan Angga.Poppy menyebut bahwa pihak keluarga sudah ikhlas jika memang Angga tak selamat.
(prf/ega)
Anggota Polda Riau Ipda Angga Mufajar Belum Ditemukan, Keluarga: Kami Mohon Tambah Personel Pencarian
2026-01-12 04:40:36
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:31
| 2026-01-12 03:39
| 2026-01-12 03:22
| 2026-01-12 02:37










































