Profil Arsul Sani, Hakim MK yang Diadukan soal Dugaan Ijazah Palsu

2026-01-11 22:43:51
Profil Arsul Sani, Hakim MK yang Diadukan soal Dugaan Ijazah Palsu
JAKARTA, - Nama Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani tiba-tiba menjadi pemberitaan karena terdapat pihak yang mengadukannya ke Bareskrim Polri.Mereka adalah Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi yang mengadukan Arsul Sani terkait dugaan penggunaan ijazah doktor palsu pada Jumat .Namun, laporan tersebut belum langsung diterima karena penyidik meminta pelapor kembali datang pada Senin .Baca juga: MKMK Dalami Dugaan Ijazah Palsu Arsul Sani Usai Hakim MK Itu Dilaporkan ke Bareskrim PolriKoordinator Aliansi, Betran Sulani menjelaskan bahwa pihaknya telah berdiskusi panjang dengan penyidik saat mendatangi Bareskrim pada Jumat, tetapi nomor laporan polisi (LP) belum diterbitkan.Selain ke Bareskrim Polri, pihaknya juga berencana mendatangi Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) untuk menyampaikan laporan terkait dugaan ijazah palsu milik Arsul Sani.Lantas, siapakah Arsul Sani yang tiba-tiba dilaporkan atas dugaan penggunaan ijazah palsu? Berikut profilnya yang dikumpulkan Kompas.com:Baca juga: MK: Arsul Sani Ikut Sidang Sengketa Pileg PPP, tapi Tak Ikut MemutusDikutip dari laman resmi MK, Arsul Sani yang kini menjabat sebagai Hakim Konstitusi merupakan pria kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, pada 8 Januari 1964. Ia resmi dilantik sebagai hakim MK pada 18 Januari 2024 di Istana Negara.Sebelum menjadi Hakim MK, Arsul Sani merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1987, yang kemudian melanjutkan studi ke berbagai institusi internasional.Arsul Sani memulai karir di bidang hukum dengan menjadi asisten pembela umum sukarela di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta pada 1986 sampai 1988.Kemudian, ia menempuh graduate diploma on Advance Comparative Law – the Common Law di University of Technology Sydney (UTS) sambil bekerja sebagai visiting lawyer di Dunhil, Madden, Butler, sebuah law firm besar di Sydney, Australia, pada 1993-1994.Baca juga: Hakim MK Eks Politikus PPP Arsul Sani Ikut Tangani Sengketa Pilpres 2024Sebelum masuk ke MK, karier Arsul Sani ada di berbagai bidang. Ia menghabiskan banyak waktu sebagai praktisi hukum, arbiter, dan corporate lawyer di berbagai organisasi profesional, termasuk LBH Jakarta, hingga organisasi advokat seperti IKADIN dan ICCA.Dalam dunia politik, Arsul mencatat pengalaman dua periode sebagai anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).Di parlemen, ia banyak berkutat pada isu hukum, hak asasi manusia (HAM), dan keamanan saat ditempatkan di Komisi III DPR.Namanya juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua MPR periode 2019–2024. Pengalaman panjangnya dalam proses legislasi dan dinamika politik dan hukum menjadi salah satu bekalnya dipercaya menjadi Hakim MK yang merupakan usulan dari DPR.Baca juga: Hakim MK Arsul Sani Bantah Tuduhan Ijazah Palsu, Tunjukkan Ijazah Asli dan Foto WisudaShela Octavia Hakim Konstitusi Arsul Sani menunjukkan ijazah asli hingga foto wisuda dalam konferensi pers di Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin . Pada Senin , Arsul Sani menunjukkan ijazah asli hingga foto wisuda pencapaian gelar doktoralnya untuk menjawab tuduhan ijazah palsu yang disematkan kepadanya.


(prf/ega)