Tren Penurunan Harga Bitcoin Dipengaruhi Aksi Ambil Untung, Berlanjut Sampai Akhir Tahun?

2026-01-16 10:42:08
Tren Penurunan Harga Bitcoin Dipengaruhi Aksi Ambil Untung, Berlanjut Sampai Akhir Tahun?
JAKARTA, - Harga Bitcoin (BTC) belakangan ini terkoreksi cukup dalam. Bitcoin sempat turun dari rekor tertinggi yang baru dicapai di atas 125.000 dollar AS pada awal Oktober menjadi di bawah 90.000 dollar AS di pertengahan November.Berdasarkan data Coinmarketcap.com pukul 14.20 WIB, harga bitcoin (BTC) hari ini naik tipis 0,8 persen dalam 24 jam terakhir.Harga Bitcoin tercatat berada di level 91.923,98 dollar AS atau setara Rp 1,53 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.738 per dollar AS.Kendati Demikian, dalam sepekan terakhir, harga Bitcoin merosot 11 persen dan sempat menyentuh nilai di bawah 90.000 dollar AS pada pertengahan November.Baca juga: Bitcoin Anjlok 30 Persen, Banyak Trader yang Terjebak di Posisi RugiAnalis Aset Kripto dari Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan, koreksi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah adanya indikasi aksi ambil untung dari pemegang Bitcoin jangka panjang.Data on-chain menunjukkan banyak holder lama memindahkan BTC mereka ke bursa untuk dijual setelah harga naik sekitar 70 persen sejak April hingga awal Oktober."Jadi, memang betul salah satu pemicu penurunan ini adalah aksi jual dari investor jangka panjang yang ingin merealisasikan keuntungan saat Bitcoin mencapai level tertinggi barunya. Ketika banyak whale atau pemegang besar mulai melepas kepemilikannya, tekanan jual meningkat dan memicu koreksi harga," jelas dia ketika dihubungi Kompas.com, Kamis .ia menambahkan, faktor lainyang menekan harga Bitcoin adalah sentimen pasar secara umum berubah lebih pesimis.Ada anggapan di dalam komunitas investor yang beranggapan bahwa reli bullish Bitcoin kemarin sudah mencapai puncaknya, sehingga sekarang masuk fase bearish.Akibatnya, banyak investor berbondong-bondong keluar dari market karena khawatir harga akan terus turun.Fyqieh mengungkapkan, kepercayaan terhadap kelanjutan reli Bitcoin sedikit goyah ketika investor melihat harga Bitcoin menembus ke bawah level psikologis 100.000 dollar AS, yang menambah kekhawatiran dan memicu penjualan lanjutan dalam bentuk panic selling maupun stop-loss."Koreksi di kuartal IV-2025 ini bahkan terasa signifikan," ungkap dia.Baca juga: Harga Bitcoin Merangkak Naik Usai Sentuh Level Terendah, Kapitalisasi Pasar Kripto Susut Rp 20 KuadriliunTak hanya itu, Fyqieh menyebut, Faktor makroekonomi turut berpengaruh besar terhadap penurunan harga kali ini.Saat ini terjadi gelombang risk-off di pasar keuangan global artinya investor cenderung mengurangi aset berisiko seperti kripto.Ada beberapa penyebabnya belum ada data ekonomi baru dari AS yang meyakinkan, sehingga investor bingung dan kehilangan arah panduan. Selain itu, harapan bahwa The Fed akan segera melonggarkan kebijakan moneternya agak memudar.Sebagai contoh, peluang pemotongan suku bunga The Fed pada Desember sempat menurun drastis setelah akhir Oktober lalu The Fed memangkas suku bunga tapi memberi pernyataan berhati-hati.Sinyal bahwa suku bunga mungkin tetap tinggi lebih lama membuat sentimen pasar memburuk. Imbal hasil obligasi AS yang masih tinggi dan dolar AS yang menguat menciptakan tekanan tambahan bagi aset kripto."Karena situasi ini biasanya kurang kondusif untuk investasi berisiko," ujar dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 18:46