Viral Harga Beras Bantuan Rp 60.000 Per Kg, Mentan Amran Minta Maaf Ada Salah Tulis

2026-01-12 06:59:55
Viral Harga Beras Bantuan Rp 60.000 Per Kg, Mentan Amran Minta Maaf Ada Salah Tulis
JAKARTA, - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengutarakan permintaan maaf setelah rincian bantuan beras dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk korban bencana di Sumatera menjadi viral dan memicu sorotan publik. Dalam unggahan yang beredar di media sosial sebelumnya, bantuan beras tercatat sebanyak 21.874 kilogram dengan nilai Rp 1,3 miliar, sehingga publik menilai harga beras untuk bantuan mencapai Rp 60.000 per kilogram (kg). Amran mencatat bantuan beras sebenarnya dikemas dalam ukuran 5 kilogram per paket, bukan satu kilogram seperti yang tertulis dalam dokumen yang viral. Ia mengakui ada kekeliruan dalam penulisan dan meminta maaf karena sebagai manusia ia bisa melakukan kesalahan. Meski begitu, Mentan menilai yang paling penting adalah ketulusan niat untuk membantu masyarakat terdampak bencana. “Ini 5 kg. Jadi salah tulis, maafkan aku karena aku manusia biasa, pasti ada khilaf. Tetapi yang terpenting niat merah putih,” ujar Amran dalam konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Kamis . Baca juga: Mentan Kirim 153 Truk Isi Sembako ke Sumatera, Bantuan Korban Banjir Ia menjelaskan angka 21.874 bukan volume beras dalam kilogram, melainkan jumlah paket bantuan. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, sehingga perhitungan harga per kilogram yang viral tidak tepat. “Ini penting, ada kekeliruan. Yang dikatakan 21.000 itu dianggap 21.000 kilogram. Padahal seharusnya 21.000 paket, satu paket berisi 5 kg,” paparnya. Amran menuturkan begitu unggahan tersebut viral, ia langsung menghubungi Sekretaris Jenderal Kementan Suwandi dan Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy untuk mempercepat klarifikasi. “Tengah malam aku telepon Sekjen dua-duanya. Bahayanya salah tulis saja, salah satuannya. Jadi harus cepat disampaikan bahwa satuannya salah,” beber Mentan. Ia memastikan seluruh bantuan untuk korban bencana di Sumatera dikirim dalam bentuk barang, mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, hingga kebutuhan pangan lainnya. Baca juga: Pertama Kali Beras Bikin Deflasi, Mentan Amran: Terima Kasih TNI-Polri Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono juga mengklarifikasi isu tersebut. Ia menegaskan angka Rp 60.000 bukan harga per kilogram, melainkan harga satu paket beras 5 kilogram. “Itu salah typo, tapi perhitungannya tidak keliru. Bukan 1 kg Rp 60.000, tapi satu pack, dan satu pack itu 5 kg,” ucapnya di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu . Rincian bantuan Kementan senilai Rp 73 miliar itu sempat ramai dibahas netizen karena penulisan satuan beras yang dinilai janggal. Kementan memastikan kesalahan tersebut murni administratif dan tidak mempengaruhi nilai bantuan maupun distribusinya kepada masyarakat terdampak. Lebih jauh, Kementan dan Bapanas melepas keberangkatan 153 truk berisi bantuan sembako untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Bantuan tahap kedua ini merupakan kerja sama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bapanas dengan total anggaran sebesar Rp 10 miliar. “Hari ini kita berangkatkan bantuan untuk saudara-saudara kita ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ini dalam bentuk barang dari Kementan Peduli, dari jajaran dan pejabat Kementan, serta perusahaan mitra,” ucap Amran. Baca juga: Mentan Lepas 207 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera, Nilainya Rp 34,8 M


(prf/ega)