- Apakah Anda termasuk yang meyakini bahwa cuaca buruk membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit?Ketika hujan turun dan udara menjadi lebih dingin, beberapa orang mungkin merasa daya tahan tubuh mereka ikut melemah.Keyakinan ini sering dikaitkan dengan meningkatnya kasus batuk, pilek, hingga infeksi pernapasan pada musim hujan.Baca juga: Kenapa Musim Pancaroba Bikin Mudah Sakit? Dokter Ungkap Cara Jaga Daya Tahan TubuhLantas, benarkah kondisi cuaca memang berpengaruh pada kesehatan tubuh?dr. Darmawan Budi Setyanto Sp.A (K) menyebut, cuaca buruk memang bisa menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko terkena infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), termasuk pada anak-anak."Jadi, semua organ tubuh kita punya mekanisme pertahanan. Saluran cerna, kulit, saluran nafas punya mekanisme. Pada keadaan cuaca yang tak bagus, hujan, dingin, apalagi di daerah yang terkena bencana banjir misalnya, suasana lingkungan seperti itu akan sangat menurunkan kemampuan, daya tahan tubuh, sehingga lebih mudah lagi terjadi ISPA," katanya, Rabu , dikutip dari Antara.Dokter spesialis anak konsultan respirologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menyampaikan, lingkungan yang dingin, lembab, dan basah semasa musim hujan memberikan tambahan beban pada tubuh untuk beradaptasi."Kondisi demikian bisa menyebabkan penurunan imunitas, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi kuman dan virus penyebab penyakit pernafasan," jelasnya.Baca juga: 4 Cara Jaga Daya Tahan Tubuh di Cuaca Tak Menentu Saat Ini Menurut DokterSalah satu penyakit yang sering muncul di musim hujan adalah selesma, yaitu infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas yang menimbulkan batuk, pilek, dan demam.Gejala muncul akibat penumpukan lendir di hidung dan tenggorokan saat tubuh melawan virus.Biasanya, selesma ringan akan membaik dalam dua hingga tiga hari ketika tubuh berhasil mengatasi infeksi.Namun, kondisi dapat memburuk jika virus masuk ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia.“Pada sebagian kecil kasus ISPA, infeksi tidak hanya menyerang saluran napas atas, tetapi berlanjut ke paru-paru dan menimbulkan sesak napas,” jelas Darmawan.Gejala pneumonia biasanya muncul pada hari keempat atau kelima setelah demam, batuk, dan pilek, ditandai dengan napas cepat dan sesak.Baca juga: Cuaca Tak Menentu, Ini 7 Gaya Hidup Sehat untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Meski begitu, Darmawan menegaskan bahwa proporsi ISPA yang berkembang menjadi pneumonia jauh lebih kecil dibandingkan ISPA ringan yang hanya mengenai rongga hidung dan tenggorokan.
(prf/ega)
Mengapa Cuaca Buruk Bisa Turunkan Daya Tahan Tubuh? Ini Kata Dokter
2026-01-11 14:55:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:29
| 2026-01-11 13:44
| 2026-01-11 13:34










































