SEMARANG, - Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) menegaskan masyarakat tetap aman tinggal di dekat jaringan transmisi listrik tegangan tinggi, termasuk tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).Penegasan itu disampaikan dalam sosialisasi pembongkaran mitos radiasi berbahaya dari SUTT dan SUTET di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (PLN UPP JBT 4), Ainanto Nindyo, menjelaskan proses penyaluran listrik, konsep ruang bebas serta jarak aman, hingga aktivitas yang boleh dilakukan warga saat berada di dekat tower transmisi.“Kami menyoroti masih banyak isu terutama terkait kesehatan dan keselamatan di sekitar tower SUTT atau SUTET. Melalui sosialisasi ini kami ingin menumbuhkan rasa aman warga bahwa keberadaan tower tidak berbahaya, justru penting untuk menjaga pasokan listrik yang andal,” kata Ainanto dalam keterangan tertulis, Rabu .Baca juga: Kronologi Kebakaran di Palmerah, Kabel SUTET Putus Hanguskan 50 RumahSosialisasi di Batang diikuti 100 warga dari dua desa di sekitar jalur SUTT, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tenaga kesehatan yang menjadi narasumber.Ainanto menegaskan kampanye ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga membangun kepercayaan publik.“Kami ingin warga tahu bahwa PLN hadir bukan hanya untuk membangun, tetapi juga mendengarkan dan memastikan keamanan bersama,” ujarnya.Dalam penjelasannya, Ainanto menghadirkan tenaga medis untuk membahas konsep Ruang Aman dan Ruang Bebas.Ia menekankan bahwa tinggal di sekitar tower SUTT maupun SUTET tetap aman selama aktivitas warga sesuai ketentuan jarak aman yang telah diatur pemerintah.PLN UPP Jawa Bagian Tengah 4 Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (PLN UPP JBT 4), Ainanto Nindyo membongkar mitos radiasi berbahaya dari SUTT dan SUTET di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu .Ia juga menyampaikan bahwa radiasi dari telepon genggam dan SUTET berada pada kadar aman, bahkan frekuensi SUTT dan SUTET lebih rendah dibandingkan HP.Sejumlah aktivitas yang diperbolehkan di dekat SUTT, SUTET, dan gardu induk antara lain:Jul Hendro, dokter Puskesmas Banyuputih yang menjadi narasumber, membenarkan bahwa kekhawatiran warga tentang jaringan listrik bertegangan tinggi masih cukup besar.Ia menegaskan medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pengion yang relatif tidak berbahaya.Baca juga: Warga Tolak Pembangunan SUTET Setinggi 50 Meter di Tanjung PriokDalam keseharian, manusia juga terpapar radiasi dari berbagai perangkat listrik di rumah maupun kantor.“Gangguan kesehatan itu bukan karena satu faktor, tapi banyak faktor yang mempengaruhi. Jadi terapkan pola hidup yang sehat,” ujar Jul.
(prf/ega)
Bongkar Mitos Radiasi, PLN Pastikan Masyarakat Hidup Aman di Dekat SUTET
2026-01-12 04:49:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 03:49
| 2026-01-12 03:49










































