Situs Gunung Padang Akan Dipugar Total, Pemerintah: Kita Usakan ke Sana

2026-01-15 06:29:53
Situs Gunung Padang Akan Dipugar Total, Pemerintah: Kita Usakan ke Sana
CIANJUR, – Pemugaran Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, akan dilakukan secara bertahap.Meski demikian, pemerintah berharap pada akhirnya situs megalitikum ini dapat dipugar secara total.Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan menuturkan bahwa tahapan pemugaran dilakukan dengan mengikuti perkembangan kajian dan hasil penelitian di lapangan.Baca juga: Pemugaran Situs Gunung Padang Kolaboratif, Biaya Belum Dihitung"Kita usahakan ke sana (pugar total). Kita lihat hasil risetnya sampai selesai, tunggu hasil kajian dulu," ujar Restu kepada Kompas.com, di Gunung Padang, Senin .Disebutkan, sebelumya Balai Besar Pelestarian kebudayaan Wilayah IX telah melakukan rekonstruksi dan penataan batuan.“Ke depan, proses ini akan dilanjutkan dengan pola kolaborasi karena pemugaran Situs Gunung Padang ini kerja bersama, dengan pemerintah daerah, termasuk public-private partnership dengan mengajak para pengusaha, filantropi yang peduli terhadap cagar budaya,” terang dia.Baca juga: Dedi Mulyadi Minta Situs Gunung Padang Ditutup Sementara Selama PemugaranRestu menegaskan, pemugaran Situs Gunung Padang menjadi komitmen pemerintah untuk pelestarian cagar budaya, mengingat situs ini merupakan salah satu model piramida punden berundak yang berusia cukup tua.“Sehingga perlu kita perkuat, dan ini sebagai legacy (warisan) penting bahwa ini suatu peradaban yang cukup tua, harus kita konkritkan dalam bentuk pemugaran,” ujar Restu. Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan bahwa selama proses kajian ditemukan banyak aspek, mengingat situs ini cukup kompleks karena di bawah permukaan tanah terdapat lapisan budaya.Baca juga: Dedi Mulyadi Takjub, Minta Jangan Kaitkan Gunung Padang Hal Mistis: Batu Berat, Bagaimana Cara Bawanya?“Kajian harus dilanjutkan dengan pemugaran secara bertahap. Tahun sekarang dilakukan penegakan batu berdasarkan data visual dan dokumentasi foto-foto lama,” kata Ali.Selanjutnya, tim akan melakukan studi banding ke sejumlah situs di berbagai negara, salah satunya ke Situs Machu Picchu di Peru, karena belum ada situs pembanding di Indonesia.“Tahap berikutnya difokuskan penguatan teras samping agar situs tidak longsor. Prioritas utamanya adalah memperpanjang usia situs supaya tidak rubuh. Setelah itu kajian akan dilanjutkan,” ungkapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-01-15 05:24