Keterbatasan Ruang Rawat Inap Jadi Hambatan Layanan Dokter Bedah di RSUD Aceh Tamiang

2026-01-14 09:35:44
Keterbatasan Ruang Rawat Inap Jadi Hambatan Layanan Dokter Bedah di RSUD Aceh Tamiang
ACEH TAMIANG, - Dokter bedah di RSUD Aceh Tamiang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh terkendala dalam melakukan operasi, lantaran ruang perawatan pascaoperasi, alias ruang rawat inap (ranap), belum memadai. "Sekitar beberapa hari lalu, ruangannya belum layak. Debunya segitu banyak, yang nantinya akan mengakibatkan angka infeksi luka operasinya tinggi," ungkap dr. Surya Martua Harahap, Sp.B kepada Kompas.com di lokasi pada Minggu . Adapun kini, RSUD Aceh Tamiang sudah membuka kembali pelayanan kesehatan secara bertahap sejak 9 Desember 2025, yakni beberapa hari setelah dilanda banjir bandang pada akhir November.Baca juga: Layanan Kesehatan Mulai Dibuka di RSUD Aceh Tamiang Pascabanjir BandangPembukaan kembali pelayanan kesehatan berdasarkan bantuan dari berbagai pihak untuk beberapa hal, seperti pembersihan lumpur di area dalam dan luar rumah sakit, penyediaan air bersih, serta bantuan dari sisi medis.kompas.com / Nabilla Ramadhian Kondisi terkini RSUD Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu .Sejak rumah sakit beroperasi kembali, Unit Gawat Darurat (UGD) adalah ruangan yang pertama kali dibuka. Namun, beberapa ruang rawat inap masih belum dibuka, karena pembersihan masih dilakukan.Alhasil, jika ada pasien yang harus dirawat inap setelah dioperasi, mereka akan ditempatkan bersama pasien lainnya di UGD. Ditambah lagi, ruangan masih cukup berdebu. "Saya tidak izinkan operasi besar, karena bagi saya, kalau operasi laparotomi harus bersih. Jangan cuma berpikir, 'Bisa operasi apa enggak?'. Itu pasti. Cuma perawatannya. Kemarin ruang rawat belum ada, masih di UGD, dan itu jauh dari kata layak," terang dr. Surya. Laparotomi adalah prosedur bedah besar pada area perut, yang dilakukan pada beberapa kondisi kesehatan seperti gawat abdomen, usus bocor, atau infeksi usus yang berat. Debu berpotensi membuat luka terinfeksi beberapa hari pascaoperasi, yang bisa berujung pada kondisi kesehatan lainnya, seperti luka operasi jadi bernanah. "Ngapain dipaksain kalau belum layak? Kecuali, kamar rawat sudah terbuka, jangan di situ (UGD). Perkara operasi bisa. Tapi, bedah ini bukan hanya kamar operasi, tapi juga kamar rawat dukungan," ujar dr. Surya. Saat ini, beberapa ruang rawat inap sudah dibuka. Namun, dr. Surya menyebutkan bahwa kondisinya masih belum bersih sepenuhnya.Untuk kasus operasi tertentu, dr. Surya memang lebih memilih merujuk pasien ke rumah sakit lain, yang ruang rawat inapnya lebih memadai. Namun, bukan berarti seluruh prosedur operasi tidak bisa dilakukan, mengingat peralatan untuk operasi dasar sudah memadai. "Lebih ke operasi misalnya patah tulang terbuka, atau patah tulang tertutup, dengan memakai semen penanggulangannya. Kemudian luka-luka bernanah karena sakit gula, itu bisa," tutur dr. Surya. "Tapi kalau laparotomi, untuk operasinya saya pribadi dan mungkin teman-teman bedah yang lain juga bisa. Cuma kalau bedah bukan hanya berbicara tentang kamar operasi, harus berbicara juga tentang proses pemulihan," tegas dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 07:37