SURABAYA, — Malam hari masih basah oleh sisa hujan ketika deretan motor mulai memenuhi sisi Jalan Jemur Wonosari Gang Lebar, Wonocolo, Surabaya.Di antara lalu-lalang mahasiswa yang bergegas pulang menuju kos atau asrama selepas pulang dari kampus, terdapat sebuah warteg sederhana bernama Warteg Sami Asih 2 yang tampak tak jauh berbeda dari hari biasanya.Namun, sejak pertengahan Desember, warung ini memikul peran yang lebih besar dari sekadar tempat makan murah bagi anak kos.Di dalam warung, Mohammad Rifa’i (26), penjaga warung, melayani mahasiswa satu per satu.Beberapa di antaranya tak mengeluarkan uang dari dompet, melainkan mengeluarkan KTP.Baca juga: Update Korban Banjir-Longsor di Sumut: 367 Meninggal, 74 Hilang, 21.202 MengungsiMereka datang membawa cerita tentang keluarga di kampung yang terdampak bencana di pulau Sumatera, kiriman terhambat, dan kebutuhan hidup di perantauan tak bisa menunggu.“Kami cuma minta mereka tunjukkan KTP. Dicek asalnya dari mana, lalu dicatat di buku. Hanya nama dan daerah asal,” ujar Rifa’i saat ditemui, Kamis .Program makan gratis ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana, terutama dari wilayah Sumatera dan Aceh. Dalam sehari, jumlah penerima manfaat tak menentu.“Kadang 10 orang, kadang 15. Rata-rata mahasiswa UINSA (UIN Sunan Ampel Surabaya) dan Unusa (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya). Biasanya datang pagi pas sarapan atau malam hari,” katanya sambil menunjuk meja dan kursi yang ada di dalam warung.Mahasiswa yang datang bebas memilih satu porsi makanan dengan lauk yang tersedia. Sederhana, tapi cukup untuk mengganjal perut dan menenangkan pikiran./Adinda Trisaeni Nur Sabrina Warteg Sami Asih 2 di Jemur Wonosari, Surabaya, menyediakan makan gratis bagi mahasiswa terdampak bencana yang kiriman keluarganya terhambat.Di balik program ini, ada seorang donatur yang memilih bergerak tanpa banyak sorotan.Ia dikenal sebagai konten kreator dengan nama najib_spbu yang sehari-hari mengangkat cerita kemanusiaan dan UMKM kuliner.Niat awalnya sederhana, yakni membantu mahasiswa, sekaligus menjaga roda usaha warung kecil tetap berputar.“Basic konten saya memang melariskan UMKM. Jadi mahasiswa terbantu, warung juga tetap jalan,” katanya saat dihubungi Kompas.com.
(prf/ega)
Warteg Sami Asih 2 Menyediakan Makan Gratis untuk Mahasiswa Terdampak Bencana
2026-01-12 13:55:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:18
| 2026-01-12 14:13
| 2026-01-12 13:38
| 2026-01-12 12:52
| 2026-01-12 12:20










































