Presiden Barcelona Bantah Klaim Timnas Spanyol Terkait Lamine Yamal

2026-01-17 07:20:36
Presiden Barcelona Bantah Klaim Timnas Spanyol Terkait Lamine Yamal
- Presiden Barcelona, Joan Laporta, menanggapi polemik yang melibatkan Blaugrana dengan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) terkait absensi Lamine Yamal dari skuad timnas Spanyol akibat cedera.Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, sebelumnya mengklaim bahwa pihaknya tidak mendapat pemberitahuan tentang perawatan medis yang dijalani Lamine pada Senin .Alhasil, Lamine Yamal tidak bisa tampil dalam dua laga Timnas Spanyol melawan Georgia dan Turkiye di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.RFEF bahkan menyatakan keterkejutannya karena baru menerima kabar tentang kondisi sang pemain pada pukul 22.04 waktu setempat, Senin malam.Namun, Barcelona membantah tuduhan tersebut dan menyebut pihak federasi sudah diberi tahu sebelumnya.Dalam wawancara dengan Catalunya Radio pada Rabu pagi waktu lokal, Laporta menegaskan bahwa komunikasi antara staf medis Barcelona dan federasi telah dilakukan dengan benar.“Kami memberi tahu mereka saat kami menerima jawaban dari dokter yang memeriksanya. Dokter kami menyampaikannya kepada dokter Federasi, dan begitulah kejadiannya. Kami tidak ingin ada kontroversi,” ujar Laporta.Baca juga: Timnas Spanyol Coret Lamine Yamal Usai Dibuat Terkejut Barcelona“Spesialis datang pada hari Senin, melakukan diagnosis, meresepkan perawatan, dan begitulah kejadiannya. Barca ingin dia dalam kondisi terbaik dan kami ingin dia tersedia; kebetulan waktunya bertepatan dengan laga tim nasional, tetapi timnas sudah berada di jalur benar untuk lolos ke Piala Dunia,” tambahnya.Selain menjelaskan situasi terkait cedera, Laporta juga menanggapi pemberitaan yang menyoroti perhatian media terhadap Lamine Yamal usai kekalahan Barcelona dalam laga El Clasico.Presiden Blaugrana itu menegaskan bahwa dirinya tidak khawatir, namun menekankan pentingnya perlindungan terhadap pemain muda tersebut.“Saya sama sekali tidak khawatir. Dia adalah pemain yang perlu dilindungi dan didukung, tetapi dia jauh lebih dewasa dibandingkan anak-anak seusianya,” ujar Laporta.“Saat ini, dia sedang berjuang melawan hernia olahraga, dan sangat mengagumkan bahwa dia masih bermain. Itu menunjukkan komitmennya."Baca juga: Lamine Yamal Bicara tentang Cedera Selangkangan Usai Barcelona Ditahan Club BruggeBARCA TV Presiden Barcelona, Joan Laporta. Terkini, Joan Laporta percaya timnya masih akan dominasi Real Madrid di Liga Spanyol 2025/2026. (Foto: Tangkapan layar BARCA TV)"Sebagai pesepak bola, dia jenius, dan kami harus melindunginya serta membantunya berkembang setiap hari karena dia belum mencapai puncaknya. Dia yang terbaik di dunia di posisinya.”Pernyataan Laporta ini senada dengan pesan dari agen pemain, Jorge Mendes, yang sebelumnya menilai bahwa sorotan media terhadap Lamine Yamal terlalu berlebihan. Mendes menegaskan tidak ada kekhawatiran dari pihak Barcelona soal kepribadian atau eksposur publik sang pemain muda.Dalam kesempatan sama, Laporta juga menyinggung momen kunjungan Lionel Messi ke Barcelona baru-baru ini.Ia menyebut kehadiran sang legenda di Spotify Camp Nou merupakan hal yang wajar dan penuh makna.“Saya tidak tahu Messi akan datang, tetapi Spotify Camp Nou adalah rumahnya,” ujar Laporta.Baca juga: Daftar 11 Pemain Terbaik FIFPro 2025: PSG Dominan, Lamine Yamal Masuk“Ketika mereka menjelaskan kepada saya bagaimana ceritanya, saya pikir itu kisah yang indah. Dia hanya makan malam dan merasa ingin datang bersama beberapa teman. Adalah hal yang adil bahwa Leo mendapatkan penghormatan terindah di dunia.”Dengan pernyataan tersebut, Laporta berusaha meredakan ketegangan antara Barcelona dan federasi, sekaligus menegaskan komitmen klub dalam menjaga kesejahteraan pemain mudanya yang kini menjadi salah satu aset paling berharga di sepak bola Eropa.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-17 05:48