Angkasa Pura Siap Kelola Bandara IKN, Yakin Tak Pengaruhi Operasional Bandara Sepinggan Balikpapan

2026-01-13 17:28:42
Angkasa Pura Siap Kelola Bandara IKN, Yakin Tak Pengaruhi Operasional Bandara Sepinggan Balikpapan
BALIKPAPAN, — CEO Angkasa Pura Indonesia Regional VI, Farid Indra Nugraha, menyatakan optimisme bahwa pengoperasian komersial Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak akan berdampak signifikan terhadap operasi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.Farid menjelaskan bahwa dampak komersial terhadap bandara sangat bergantung pada permintaan penumpang dan minat maskapai."Ini tergantung dari peminatnya. Apakah ada masyarakat di sekitar area IKN yang memang ingin terbang dari Bandara Nusantara? Prediksi adanya pengurangan atau pengalihan penerbangan masih jauh dan sangat bergantung pada keputusan maskapai serta pilihan penumpang," ujarnya di Balikpapan, Senin .Baca juga: Gratis! Tol Menuju IKN Dibuka Terbatas 20 Desember-4 Januari, Cuma untuk Kendaraan KecilIa juga menggambarkan kondisi serupa yang terjadi dengan Bandara APT Pranoto di Samarinda."Penumpang dari wilayah utara Kalimantan Timur lebih banyak berangkat dari APT Pranoto. Ini tidak serta-merta mengurangi jumlah penumpang di Balikpapan, melainkan lebih kepada pembagian pilihan keberangkatan," tambah Farid.Farid mengungkapkan bahwa Angkasa Pura telah memberikan masukan dalam forum resmi mengenai persiapan Bandara Internasional Nusantara.Menurutnya, bandara tersebut baru akan layak dioperasikan secara komersial jika fasilitas pendukungnya telah lengkap."Tidak hanya fasilitas di dalam bandara, tetapi juga fasilitas kebandarudaraan lain seperti ground handling dan lainnya. Itu harus dilengkapi terlebih dahulu," tegasnya.Baca juga: Basuki Pastikan Kantor Wapres di IKN Segera SelesaiMeski menilai pengembangan potensi penerbangan di IKN masih menghadapi tantangan karena pertumbuhan kawasan sekitarnya yang belum optimal, Farid menegaskan kesiapan Angkasa Pura."Secara prinsip, jika diminta untuk mengelola Bandara Internasional Nusantara, kami siap," pungkasnya.Sementara itu, Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) sedang memproses perubahan status dari bandara khusus menjadi bandara umum sebagai langkah kunci untuk membuka layanan komersial."Perubahan status ini sangat penting agar bandara dapat melayani penerbangan komersial. Saat ini kami masih berfungsi sebagai bandara khusus," ujar Plt.Baca juga: Kantor Lembaga Yudikatif dan Legislatif di IKN Mulai Dibangun Desember IniKepala Bandara Internasional Nusantara, Imam Alwan, Selasa .Proses ini dimulai setelah bandara tersebut resmi beroperasi dengan Sertifikat Bandar Udara (SBU) pada 12 Juni 2025.Sebagai bandara khusus, Bandara Nusantara baru dapat melayani pesawat kenegaraan, pemerintah, serta penerbangan carter dan private flight.


(prf/ega)