2.942 Honorer Sumbawa Terima SK PPPK Paruh Waktu, Bupati: Ini Pengakuan Negara

2026-01-13 23:57:51
2.942 Honorer Sumbawa Terima SK PPPK Paruh Waktu, Bupati: Ini Pengakuan Negara
SUMBAWA, – Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 2.942 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Senin .“Penyerahan SK ini bukan hanya persoalan administrasi, tetapi bentuk pengakuan negara atas pengabdian panjang saudara-saudara sekalian. Bersamaan dengan itu, ada tanggung jawab untuk meningkatkan disiplin, etos kerja, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Jarot saat memberikan sambutan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa.Jumlah PPPK Paruh Waktu yang menerima SK tersebut terdiri dari 157 guru, 911 tenaga kesehatan, dan 1.874 tenaga teknis. Jarot menegaskan bahwa pengangkatan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam penataan tenaga non-ASN yang dilaksanakan secara bertahap dan terukur.Baca juga: Bupati Lumajang Minta Maaf ke 4.230 PPPK Paruh Waktu, Gaji Tak Naik karena APBDIa menekankan bahwa PPPK Paruh Waktu adalah ASN berbasis perjanjian kerja yang sah menurut peraturan perundang-undangan, bukan lagi tenaga honorer. Meski demikian, status ini berbeda dengan ASN penuh waktu.“Bupati bilang kita harus membentuk karakter generasi muda – itu tugas yang berat, tapi saya siap. Sekarang dengan status PPPK, saya merasa lebih aman dan termotivasi untuk bekerja lebih baik,” kata Siti Nuryanti (37), seorang guru SD yang telah mengabdi selama 11 tahun sebagai honorer.Senada dengan Siti, Andi (39) yang merupakan tenaga kesehatan di puskesmas mengaku merasa lebih didukung oleh pemerintah.“Pesan Bupati tentang pelayanan humanis, cepat, dan profesional itu tepat. Itu yang selalu saya coba lakukan, dan sekarang dengan status ini, saya bisa lebih fokus,” kata Andi.Jarot menjelaskan bahwa PPPK Paruh Waktu tetap terikat dalam sistem manajemen ASN. Hal ini mencakup kewajiban memenuhi target kinerja, mematuhi disiplin kerja, serta mengikuti evaluasi berkala sesuai kebutuhan organisasi dan kemampuan keuangan daerah.Menurutnya, kualitas kinerja tidak semata-mata diukur dari durasi kerja, melainkan dari hasil kerja dan dampak pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.Secara khusus, Jarot meminta tenaga kesehatan memberikan pelayanan secara humanis dan profesional, sementara tenaga teknis diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-13 22:31