8 Fakta Kebakaran Kantor Terra Drone: Akses Minim hingga Baterai Pemicu Api di Lantai 1

2026-02-04 11:40:52
8 Fakta Kebakaran Kantor Terra Drone: Akses Minim hingga Baterai Pemicu Api di Lantai 1
- Kebakaran melanda kantor Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang.Menurut laporan Kompas.com, Selasa , kerumunan warga tampak memadati area depan gedung lantai enam tersebut.Sementara arus lalu lintas di lokasi tersendat akibat banyaknya warga, mobil pemadam, dan ambulans yang berjajar di tepi jalan.Menurut laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, api mulai muncul sekitar pukul 12.40 WIB.Tak lama kemudian, tim Damkar tiba di lokasi pada pukul 12.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.Berikut sejumlah fakta yang perlu diketahui terkait insiden ini.Baca juga: Sederet Fakta soal Kebakaran Gudang PT Dua Kelinci di Pati, Termasuk Klarifikasi Nasib PekerjaKebakaran kantor Terra Drone di Kemayoran kembali menjadi sorotan setelah merenggut puluhan nyawa dan memunculkan sejumlah temuan penting di lapangan.Sejumlah fakta terbaru dari pihak kepolisian, saksi, hingga pemerintah daerah mengungkap bagaimana kebakaran bisa membesar dan mengapa banyak korban terjebak di dalam gedung.Kebakaran di Kantor Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa , didahului oleh padamnya listrik mendadak yang disusul teriakan minta tolong dari dalam gedung.“Tiba-tiba lampu mati, lalu ramai orang teriak ‘tolong-tolong’,” tutur Ani (53), saksi mata di lokasi sebagaimana dikutip Kompas.com, Selasa .Tak lama kemudian, asap tebal terlihat mengepul dari dalam bangunan sebelum api membesar dan membuat warga panik.Peristiwa siang hari itu memicu kemacetan panjang karena warga berkerumun dan kendaraan pemadam serta ambulans memenuhi Jalan Letjen Suprapto.Berdasarkan data Damkar Jakarta, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 12.40 WIB, dengan tim pertama tiba sepuluh menit kemudian.Sebanyak 28 unit mobil pemadam dan 101 personel dikerahkan untuk menjinakkan api, yang baru dinyatakan padam pada pukul 14.32 WIB.Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Apartemen Hong Kong Naik Jadi 83 Orang, Ini Sejumlah Fakta yang Telah DiketahuiKapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa total 22 orang tewas dalam kebakaran yang melanda gedung PT Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-04 10:28