Pedagang Thrifting Ngadu ke DPR, Harap Impor Baju Bekas Diberi Kuota

2026-01-14 01:10:12
Pedagang Thrifting Ngadu ke DPR, Harap Impor Baju Bekas Diberi Kuota
Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) menerima audiensi pedagang thrifting terkait larangan impor baju bekas. BAM DPR meminta pemerintah mencari solusi bagi para pedagang thrifting.Audiensi digelar di ruang BAM DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu . Audiensi dipimpin oleh Ketua BAM DPR Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Ketua BAM DPR Adian Napitupulu.Mulanya, salah satu perwakilan pedagang thrifting, Rifai Silalahi, meminta solusi dari DPR terkait keberlangsungan usaha para pedagang thrifting di Indonesia. Dia berharap usaha thrifting dilegalkan."Yang kami harapkan ini sebenarnya seperti di negara-negara maju lainnya, thrifting ini dilegalkan," kata Rifai.Rivai mengaku siap untuk membayar pajak jika thrifting dilegalkan. Dia pun mengusulkan agar pemerintah menetapkan larangan terbatas (latas) terhadap produk barang bekas yang masuk ke Indonesia, jika tak mau melegalkan thrifting."Karena produk-produk lain juga ada hal-hal yang serupa, artinya impornya diberikan kuota, dibatasi, tapi bukan dimatikan. Jadi solusinya yang kami harapkan adalah dilegalkan, atau setidak-tidaknya diberi kuota, artinya dengan barang larangan terbatas. Itu harapan tujuan utama dari thrifting," ujarnya.Menanggapi itu, Adian meminta pemerintah mencari solusi terlebih dulu bagi para pedagang thrifting. Khususnya, terkait dengan persoalan lapangan pekerjaan."Secara garis besar tidak mungkin ada pedagang asongan, tidak mungkin ada pedagang yang menjual thrifting, ketika negara mampu melaksanakan amanat konstitusi, memberikan lapangan pekerjaan yang layak bagi kemanusiaan, untuk seluruh rakyatnya," kata Adian.Menurutnya, saat ini negara masih gagal dalam memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Sebab itu, banyak pedagang-pedagang kaki lima yang bermunculan."Mereka lahir bukan karena permintaan mereka, mereka lahir karena negara gagal memberikan langkah-langkah konstitusional bagi rakyat," ujarnya."Menurut saya ini yang harus kita luruskan cara pikir kita bagaimana negara menyikapi ini untuk siapa dan bagaimana," sambung dia.Adian mengatakan sebanyak 67 persen generasi Z menyukai thrifting yang didasari kesadaran lingkungan. Dia mengungkit perilaku ini terkait industri tekstil yang disebutnya menyumbang kurang lebih 20 persen pencemaran dan limbah di dunia."Kesadaran itu kemudian membuat 67 persen generasi milenial dan gen Z menyukai thrifting. Nah, negara kita harus kuasai data itu sebelum ambil keputusan," tuturnya.Sementara itu, Aher meminta pemerintah memperkuat data terkait hubungan thrifting dan dampak UMKM. Dia mengatakan data itu menjadi penting untuk landasan kebijakan ke depannya."Data ini penting sebagai landasan kebijakan yang tepat dan menyeluruh, tidak hanya berdasarkan kejadian atau pengaduan sekilas," pungkasnya.Lihat juga Video: Sikap Maman Abdurrahman Kepada Penjual Baju Thrifting[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-13 23:59