Panduan One Day Libur Akhir Tahun ke Pangalengan, Cek Rute dan Estimasi Biayanya

2026-01-17 04:03:54
Panduan One Day Libur Akhir Tahun ke Pangalengan, Cek Rute dan Estimasi Biayanya
– Kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu primadona destinasi wisata untuk menghabiskan libur akhir tahun 2025.Dengan suhu udara yang sejuk dan hamparan kebun teh yang hijau, Pangalengan menawarkan suasana relaksasi yang kontras dengan hiruk-pikuk kota.Jika ingin ke Pangalengan dari Jakarta, kamu sebaiknya berangkat pada malam hari agar sampai sana pada pagi hari.Baca juga: Catat, Harga Tiket Masuk dan Rute ke Taman Langit PangalenganBagi kamu yang berencana melakukan one-day trip atau perjalanan sehari saat libur akhir tahun, berikut adalah panduan rute dan estimasi biaya agar perjalanan kamu lebih efisien:Sesuai namanya, Taman Langit di Desa Lamajang seolah membawa pengunjung lebih dekat ke angkasa. Berada di ketinggian 1.700 mdpl, tempat ini merupakan surga bagi pemburu sunrise.dokumentasi pribadi Taman Langit Pangalengan Taman Langit PangalenganHamparan awan yang menyelimuti perbukitan menciptakan suasana tenang yang cocok untuk melepas penat.Bergeser ke ketinggian 1.800 mdpl, ada Wayang Windu Panenjoan yang menawarkan panorama Gunung Wayang dan Gunung Windu.Dok. Instagram @wwp1800skypark Jembatan yang melintang di tengah kebun teh dengan pemandangan asap Kawah Wayang.Dalam bahasa Sunda, "Panenjoan" berarti tempat untuk melihat, dan lokasi ini mewujudkan namanya dengan spot pandang yang sangat luas.Tutup perjalanan kamu dengan menikmati wisata air di Situ Cileunca. Berada di ketinggian 1.550 mdpl, danau ini dikelilingi hutan pinus dan perkebunan teh yang menciptakan lanskap asri.KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Pengunjung tengah melihat salah satu fasilitas penginapan di The Parabon Land yang terletak di Situ Cileunca, Kampung Parabon, Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu Jika kamu mengambil paket standar (hanya tiket masuk), berikut perkiraan biaya retribusi di akhir tahun:Mengingat tingginya animo wisatawan di akhir Desember, perhatikan beberapa hal berikut:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-17 03:59