Hasil Parma Vs AC Milan 2-2: Tersandung di Tardini, Rossoneri Membuang 2 Poin

2026-01-16 05:00:58
Hasil Parma Vs AC Milan 2-2: Tersandung di Tardini, Rossoneri Membuang 2 Poin
- AC Milan terjegal di pekan ke-11 Liga Italia 2025-2026 setelah hanya meraih satu poin dari kandang Parma.Pasukan Massimiliano Allegri mesti puas dengan hasil Parma vs AC Milan, Minggu dini hari WIB di Stadion Ennio Tardini, yang berakhir via skor sama kuat 2-2.AC Milan berhasil unggul lebih dulu lewat gol Alexis Saelemaekers (12') dan penalti Rafael Leao (25').Namun, keunggulan itu buyar ketika Adrian Bernabe (45+1') dan Enrico Del Prato (61') mengubah skor Parma vs Milan menjadi 2-2.Hasil ini menjadikan AC Milan berada di posisi dua dan menyamai poin pemuncak klasemen Liga Italia, Napoli (22 poin), yang belum memainkan laga pekan ke-11.Kendati demikian, posisi Milan terancam digeser Inter Milan dan AS Roma. Sebab, Rossoneri hanya unggul satu angka dari kedua klub itu yang kini menempati peringkat ke-3 dan ke-4.Sementara itu, Parma ada di peringkat ke-17 klasemen Liga Italia dengan 8 poin. Hasil ini menghentikan tren negatif Parma yang selalu kalah pada dua laga sebelumnya.Baca juga: Hasil Sunderland Vs Arsenal 2-2: Rekor Kemenangan The Gunners BerakhirAC Milan membuat tuan rumah terhenyak saat berhasil mencuri keunggulan lebih dulu di menit ke-12.Alexis Saelemaekers mencatatkan namanya di papan skor. Ia berhasil menuntaskan serangan balik Milan lewat tembakan rendah yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang.Gol hasil assist dari Christopher Nkunku itu mengubah skor Parma vs AC Milan menjadi 0-1.AC Milan lantas menggandakan keunggulan di menit ke-25 melalui sepakan penalti Rafael Leao.Wasit menunjuk titik putih setelah N'Diaye melanggar Saelemaekers di kotak penalti Parma.Leao berhasil menuntaskan eksekusi penalti itu dengan sempurna dan membuat Milan memimpin dua gol.AFP/PIERO CRUCIATTI Alexis Saelemaekers (kiri) merayakan gol dengan Strahinja Pavlovic (kanan) dan Rafael Leao (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadion Ennio Tardini di Parma, Italia utara, pada 8 November 2025. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)Jelang turun minum, Parma akhirnya memperkecil ketertinggalan saat Adrian Bernabe merobek gawang Mike Maignan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-16 03:34