JAKARTA, — Kompetisi bisnis yang semakin ketat akibat percepatan teknologi, perubahan perilaku konsumen, dan persaingan global mendorong perusahaan untuk bergerak lebih adaptif.Namun, banyak organisasi di Indonesia masih memandang disrupsi secara defensif, lebih fokus pada risiko daripada peluang.Hal ini mengemuka dalam acara Navigating Disruption for Accelerated Revenue & Optimized Performance yang digelar Mekari Talenta.Baca juga: Alih Daya Jadi Strategi Bisnis, Jawab Tantangan SDM Modern dengan Pendekatan TerukurDok. Shutterstock/ A9 Studio Ilustrasi bisnis
(prf/ega)
Perusahaan Dinilai Masih Defensif Hadapi Disrupsi, Didorong Ubah Mindset
2026-01-12 04:10:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:19
| 2026-01-12 02:47
| 2026-01-12 02:32
| 2026-01-12 02:23










































