JAKARTA, — Bahan peledak yang digunakan dalam ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat lalu dibeli pelaku secara daring. Fakta ini terungkap dari keterangan ayah pelaku yang menerima langsung bahan-bahan tersebut.Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menjelaskan, ayah pelaku lah yang menerima bahan peledak yang kemudian digunakan oleh anaknya.“Iya seperti itu (beli online). Karena kan orangtuanya yang menerima,” kata Budi kepada wartawan, Jumat .Baca juga: Seluruh Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Minta Perlindungan LPSKMenurut Budi, ayah pelaku tidak menaruh curiga terhadap bahan-bahan tersebut karena anaknya menyampaikan bahwa bahan peledak itu akan digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.“Ke keluarga dia bilang itu untuk ekstrakurikuler. Makanya disimpankan sama pihak keluarga. Jadi tidak ada kecurigaan lah dari keluarga juga,” jelas Budi.Ayah pelaku baru menyadari kemampuan anaknya bertindak sejauh itu setelah kejadian ledakan terjadi. Budi mengatakan, karakter anak yang pendiam membuat keluarga terkejut dengan perbuatannya.“Memang karakternya saja pendiam. Ya keluarga kaget, enggak menyangka bisa sampai gitu (membuat ledakan),” ujar Budi.Ledakan terjadi pada Jumat sekitar pukul 12.15 WIB di lingkungan SMAN 72 Jakarta, yang berada di kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading.Berdasarkan keterangan saksi, ledakan pertama terdengar saat khotbah Jumat berlangsung, disusul ledakan kedua dari arah berbeda.Baca juga: Pramono Perintahkan Disdik Susun Mekanisme Anti-bullying Usai Ledakan SMAN 72 JakartaPeristiwa itu menyebabkan puluhan siswa dan guru mengalami luka bakar serta luka akibat serpihan, dan menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.Hasil penyelidikan awal menunjukkan terduga pelaku merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut.
(prf/ega)
Bahan Peledak di SMAN 72 Dibeli Online, Pelaku Bilang ke Ayah untuk Ekskul
2026-01-13 06:40:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 05:58
| 2026-01-13 05:12
| 2026-01-13 04:58
| 2026-01-13 04:44










































