SURABAYA, - Di balik jaket hijaunya yang selalu diselimuti asap kendaraan dan keringat, terdapat cerita dan perjuangan para driver ojek online (ojol).Seperti halnya Iwan Budi (53), yang memulai harinya pada pukul 07.00 WIB dengan menunggangi kuda besinya untuk mengais rezeki.“Biasanya jam anak-anak berangkat sekolah atau kerja, jam pulang, sama kalau ada event itu ramai banget,” ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu .Baca juga: Ingin Jadi Contoh demi Anak, Kisah Driver Ojol yang Mulai Bikin Konten Bahasa InggrisIa mengaku bekerja sejak 2017 sampai sekarang, telah merasakan banyak perubahan pada perkembangan transportasi ojek online.Salah satunya yang paling berdampak yakni semakin masifnya masyarakat yang berprofesi sebagai ojol sehingga menambah persaingan.Iwan menuturkan, jika dulunya dalam sehari dirinya bisa mendapatkan Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Sedangkan, kini ia hanya mampu menghasilkan maksimal Rp 100.000.“Apalagi sekarang kan costumer butuhnya cepat, murah, dan banyak persaingan juga makanya dapat Rp 100.000 itu aja untung-untungan,” tuturnya.Baca juga: Komplotan Pelaku Curanmor Menyamar Ojol dan Wartawan Ditangkap di Gresik, Polisi Bidik PenadahIwan memilih menjadi driver ojol bukan tanpa alasan.Ia ingat betul, kala itu ibunya mengidap komplikasi dan harus menjalankan beberapa operasi sehingga Iwan harus mencari tambahan pemasukan.“Waktu itu saya harus jaga ibu, jadi buat ngisi waktu luang sewaktu enggak jaga, saya gojek akhirnya keterusan sampai sekarang,” tuturnya.Iwan bercerita, suka duka sebagai driver ojol. Salah satunya, akun tidak bertanggung jawab mengorder makanan dan lokasinya di tengah kuburan.“Saya pernah dapat orang order makanan, terus sewaktu saya antar ternyata lokasinya kok masuk-masuk ke kuburan, terus saya hubungi lagi orangnya gak jawab,” paparnya.Sejak saat itu, ia mengetahui cara untuk mengenali orderan fiktif.“Kan biasanya kustomer itu juga punya rating, kalau rating kustomernya rendah, terus saya masih harus diminta transfer diluar aplikasi gojek, itu sudah pasti fiktif,” ungkapnya.Ketika musim hujan tiba seperti sekarang ini, pekerjaan ojol menjadi lebih tertantang. Terutama untuk pesanan barang.
(prf/ega)
Di Balik Jaket Hijau Ojol: Perjuangan Iwan Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan
2026-01-14 05:34:10
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-14 04:48
| 2026-01-14 04:16
| 2026-01-14 04:12
| 2026-01-14 03:59
| 2026-01-14 03:45










































