JAKARTA, - Kemudahan mengajukan pinjaman online alias pinjol, yakni cukup lewat ponsel, unggah identitas, lalu dana cair, membuat ini kerap menjadi “jalan pintas”.Ini khususnya saat kebutuhan mendesak datang bersamaan: uang sekolah anak, biaya berobat, kebutuhan dapur, hingga menutup utang lama.Pada titik ini, perempuan sering berada di barisan terdepan sebagai pengambil keputusan harian di rumah tangga, sekaligus penanggung beban ganda yang tidak selalu terlihat.Baca juga: Ketika Keputusan Keuangan Perempuan Diuji Godaan Investasi dan PinjolPEXELS/COTTONBRO STUDIO Ilustrasi mengatur keuangan, membuat resolusi keuangan. Freelancer kerap berhadapan dengan penghasilan naik-turun. Lalu, bagaimana cara agar keuangan tetap stabil tanpa gaji tetap? Berikut tips dan triknyaFenomena pinjol menunjukkan tren mengkhawatirkan bagi perempuan.Perempuan menjadi kelompok yang rentan terjerat pinjol, dengan pemicu yang kerap berlapis, mulai dari kebutuhan keluarga, akses yang mudah, hingga praktik pinjol ilegal yang menjerat lewat bunga dan penagihan bermasalah.Di sisi lain, data dan laporan otoritas memperlihatkan masalah pinjol ilegal masih masif.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sejak 1 Januari hingga 30 November 2025 terdapat 23.147 pengaduan terkait entitas ilegal, dengan 18.633 pengaduan mengenai pinjaman online alias pinjol ilegal dan 4.514 pengaduan terkait investasi ilegal.Baca juga: Ternyata Literasi Keuangan Perempuan Masih Rendah, Rentan Terjerat Pinjol IlegalAngka pengaduan itu mempertegas bahwa persoalannya bukan sekadar “orang berutang lalu gagal bayar”, melainkan juga menyangkut ekosistem perlindungan konsumen, literasi, dan kemampuan memilah layanan legal versus ilegal.Salah satu ciri yang membuat pinjol begitu menarik, dan sekaligus berisiko, adalah kecepatan.Bagi banyak perempuan, keputusan keuangan harian sering harus dibuat dalam waktu sempit: uang belanja menipis, tagihan jatuh tempo, atau ada kebutuhan mendadak.
(prf/ega)
Perempuan dan Jerat Pinjol: Literasi Keuangan Jadi Kunci Perlindungan
2026-01-12 16:51:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:26
| 2026-01-12 17:09
| 2026-01-12 16:47
| 2026-01-12 16:16
| 2026-01-12 16:02










































