Kemendikti Tampilkan 137 Produk Hasil Riset SEMESTA

2026-01-13 07:17:46
Kemendikti Tampilkan 137 Produk Hasil Riset SEMESTA
- Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains Teknologi (Dit. Minat Saintek) Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek) mengadakan acara REPERTOAR 2025: Refleksi dan Arah Pengembangan Sains dan Teknologi, Sabtu .Ini merupakan agenda tahunan untuk memaparkan capaian, pembelajaran, dan praktik dari program sains dan teknologi.Dalam acara ini ada 137 hasil riset program SEMESTA yang dipaparkan melalui poster ringkasan penelitian dengan beberapa wujud produk dan prototipe yang turun diunjukkan di Gedung Kemendikti saintek tempat acara berlangsung.Direktur Minat Saintek, Yudi Darma mengatakan hasil riset yang dipamerkan meliputi berbagai bidang. Seperti bidang pertanian, bidang perikanan, bidang energi, produk lokal, dan sebagainya.Baca juga: Mendikti Sebut Ada Rp 2 Triliun Dana Riset, Dorong Dosen Daerah BerkaryaYudi mengambil contoh mesin smart farming ciptaan mahasiswa Politeknik Negeri Lampung."Ternyata mesin yang mereka buat itu akan diadopsi oleh Pemda, akan direplikasi, diperbanyak, dan nanti akan disewakan ke para petani yang memerlukan. Artinya itu merupakan suatu pengakuan kan dari Pemda kalau apa yang mereka buat itu benar-benar bermanfaat dan berdampak," ungkap Yudi usai berkeliling melihat pameran.Adapun Politeknik Negeri Lampung total melakukan tiga riset.1. Genvo, mesin otomasi pengairan dan pemupukan berbasis IOT dengan data yang tersimpan di cloud.Fakultas Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak2. Membuat kultur jaringan pisang menjadi Trichonela3. Sortasi kopi dibuat menjadi produk baru unggulanAdapun program riset SEMESTA mulai tahun 2025 tidak hanya menyasar untuk pelajar atau perguruan tinggi melainkan juga terbuka untuk masyarakat umum."Sistem seleksi kita itu, dia harus memastikan dulu ada offtaker-nya. Jadi nanti ada yang akan memanfaatkan hasilnya. Hampir semuanya ini sudah tahu nih, karya-karya itu akan dibeli oleh siapa, akan dipakai oleh siapa," jelas Yudi.Baca juga: Mendikti Ingatkan Pengetahuan Harus Tumbuh Bersama Masyarakat Sesi kuliah umum dibawakan oleh Prof. Anil K Gupta dari Indian Institute of Management Ahmedabad sekaligus founder Honey Bee. network.Prof. Gupta membahas ada empat aspek dalam suatu produk yaitu metode, material, kegunaan, dan sistem pengiriman.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-13 05:18