NUNUKAN, – Satu pelajar dari sembilan pelajar SMP di Nunukan, Kalimantan Utara, yang teler akibat menghisap liquid vape diduga mengandung narkoba, kini dikeluarkan dari sekolah.‘’Dari hasil pembinaan, sangat disayangkan ada satu pelajar yang terpaksa dikeluarkan dari sekolah,’’ ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, Senin .Pelajar tersebut, kata Anton, sudah beberapa kali mendapat peringatan dari pihak sekolah dan terus saja melanggar, sehingga membawa pengaruh buruk bagi teman-temannya.Alhasil, sekolah tak bisa terus melakukan toleransi dan akhirnya mengambil kebijakan sesuai aturan dengan mengeluarkan pelajar dimaksud.Baca juga: Disdik Nunukan Pindahkan 9 Murid SMP yang Sakau Liquid Vape ke Tempat Khusus‘’Liquid vape yang dihisap hingga bikin teler diperoleh dari pelajar yang dikeluarkan itu. Barangnya selalu dari dia. Dia juga yang mengajak teman-temannya teler,’’ ujar Anton lagi.Si bocah, tutur Anton, memiliki kepribadian yang sulit dinasihati. Ia terus membandel meski sering ditegur guru.Sementara itu, delapan pelajar SMP lainnya diberikan gedung untuk tempat belajar mengajar khusus dengan pendampingan BNNK dan Dinas Pendidikan.‘’Mungkin butuh penindakan khusus agar si anak yang dikeluarkan dari sekolah bisa ikut rehabilitasi juga. Tapi dia tidak bisa dicampur dengan delapan temannya karena alasan khusus juga. Kita masih koordinasikan juga langkahnya,’’ jelasnya.Baca juga: Sembilan Pelajar SMP di Nunukan Sakau Setelah Hisap Liquid Vape, Tes Urin PositifUpaya pendampingan dan rehabilitasi bagi pelajar akan dilakukan sekitar tiga bulan.‘’Kalau tiga bulan ada perubahan signifikan, kita bisa kembalikan mereka untuk belajar lagi di sekolah asal. Kita konsen untuk pemulihan dulu,’’ imbuhnya.Anton menegaskan, BNNK Nunukan intens melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap sembilan pelajar SMP yang ditemukan teler atau sakau pasca menghisap liquid dengan kandungan narkoba, pada Kamis lalu.Diberitakan sebelumnya, BNNK Nunukan menerima laporan dari pihak sekolah yang mengamankan sembilan muridnya yang diduga sakau.Para pelajar tersebut mengalami gejala muntah-muntah dan pusing, dengan ciri yang mirip dengan orang yang baru mengonsumsi narkoba.Dari penelusuran petugas BNNK, para pelajar tersebut mengalami gejala mirip sakau pasca menghisap liquid vape.Baca juga: Dipenjara 20 Hari, Kasus IRT di Nunukan Gadaikan Motor Rental Berakhir DamaiSayangnya, petugas tidak mendapati barang bukti sisa cairan vape yang dikonsumsi para pelajar tersebut.Petugas akhirnya melakukan tes urine bagi sembilan pelajar dimaksud. Hasilnya, terdapat dua jenis zat yang terkandung dalam tubuh para pelajar, yaitu Tetrahydrocannabinol (THC) dan Benzo (Benzodiazepine).
(prf/ega)
Satu dari 9 Pelajar SMP di Nunukan yang Teler Akibat Liquid Vape Dikeluarkan dari Sekolah
2026-01-12 06:27:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:40
| 2026-01-12 06:38
| 2026-01-12 06:31
| 2026-01-12 05:59
| 2026-01-12 05:18










































