JAKARTA, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada periode 5–8 November 2025.Dalam keterangan resminya pada Rabu , BMKG menjelaskan Siklon Tropis KALMAEGI menjadi salah satu faktor pemicu dalam peringatan tersebut."Siklon Tropis Kalmaegi (10.6° LU 123.1° BT) di daratan Filipina barat laut perairan Pulau Cebu dengan kecepatan angin maksimum di 70 knot," tulis imbauan BMKG dalam siaran pers.Baca juga: BMKG Sebut Puncak Musim Hujan Mulai November 2025-Februari 2026Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4–30 knot.Sementara itu di wilayah selatan Indonesia, angin bergerak dari selatan hingga barat dengan kecepatan serupa, yakni 4–30 knot."Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran," tulis imbauan BMKG.Baca juga: BMKG: 43 Persen Wilayah Indonesia Telah Masuk Musim HujanBMKG juga mengingatkan masyarakat untuk waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, kapal kargo, atau kapal pesiar."Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tulis BMKG.Berikut daftar wilayah perairan di Indonesia yang berpotensi dilanda gelombang tinggi pada 5-8 November 2025:Baca juga: Penjelasan Lengkap BMKG soal Suhu Udara Panas Landa IndonesiaBaca juga: BMKG Prediksi Suhu Panas Bakal Berlangsung hingga Awal November 2025
(prf/ega)
Waspada Gelombang Tinggi di Wilayah Perairan Ini pada 5-8 November 2025
2026-01-12 03:24:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:27
| 2026-01-12 02:52
| 2026-01-12 02:28
| 2026-01-12 02:25
| 2026-01-12 02:11










































