Lima Rumah di Pedalaman Nunukan Ludes Terbakar, Dipicu BBM Merembes ke Mesin Pompa

2026-01-12 12:14:04
Lima Rumah di Pedalaman Nunukan Ludes Terbakar, Dipicu BBM Merembes ke Mesin Pompa
NUNUKAN, – Sebanyak 5 rumah warga di Jalan Poros Provinsi, Simpang 3, RT 03, Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Senin .Warga di wilayah pedalaman Nunukan itu harus kehilangan tempat tinggal. Peristiwa ini diduga akibat percikan api yang menyambar BBM.Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengungkapkan bahwa kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 09.00 Wita.Lima rumah warga itu semuanya terbuat dari kayu sehingga si jago merah langsung melahap sampai ludes.Baca juga: Jasad Pria Ditemukan Membusuk di Sebuah Rumah di Nunukan, Begini Kata Polisi‘’Yang terbakar lima rumah warga. Semua rumah kayu,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.Ia mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima petugas pemadam kebakaran, api berasal dari rumah salah satu warga yang menjual BBM.Sebelum kebakaran terjadi, salah satu pekerja di rumah tersebut sedang melakukan penyedotan BBM menggunakan mesin pompa BBM dynamo listrik/Diesel Fuel Pump (DAP).Saat proses pemindahan itu, diduga BBM merembes ke mesin DAP. Kemudian terjadi percikan api dan menyambar ke BBM.‘’BBM yang dipindahkan ke drum sebagian merembes ke mesin DAP. Terjadilah percikan api yang langsung menyambar BBM bensin,’’ tutur Wahyudi.Baca juga: Pura-pura Bantu Korban Kebakaran, Terduga Maling Diamankan Warga di GrogolApi langsung berkobar dan membakar rumah tinggal Hamsir, sampai akhirnya merembet ke empat rumah tetangga lain yang berdekatan.Akibat peristiwa ini, 5 KK di Desa Apas kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah Hamsir, Dewi, Uttang, Sugeng, dan Hendi.Wahyudi Kawariyin mengatakan, saat proses pemadaman, pihaknya mengerahkan armada dari beberapa kecamatan.Yakni mobil pemadam dari Kecamatan Sebuku dan dari Kecamatan Tulin Onsoi.Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, terkait dengan kerugian yang ditimbulkan atas kebakaran itu, Wahyudi mengatakan, sementara ini masih dalam perhitungan.Baca juga: Cerita dari Perbatasan RI-Malaysia: Listrik 12 Jam, Kedatangan Mesin PLTD Terhadang Lumpur‘’Selain mobil pemadam di wilayah Kecamatan Sebuku, kita juga geser armada pemadam dari wilayah Kecamatan Tulin Onsoi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di pedalaman Nunukan ini. Jumlah kerugian materiil masih dalam penghitungan,’’ kata Wahyudi.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-12 10:31