[KABAR DUNIA SEPEKAN] Tamu Nikahan Berkelahi Kehabisan Makanan | China Buat Rudal Berbahan Beton

2026-01-14 16:10:58
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Tamu Nikahan Berkelahi Kehabisan Makanan | China Buat Rudal Berbahan Beton
- Kabar mengenai sebuah perkelahian yang terjadi di pesta pernikahan di India karena kehabisan makanan menjadi berita yang paling banyak dibaca dari kanal Global.Sementara itu, empat negara Eropa memboikot ajang tarik suara Eurovision Song Contest 2026 karena Israel diizinkan ikut.Selain itu, China berhasil mengembangkan glider rudal hipersonik dengan harga yang sangat rendah yang terbuat dari material beton.Berikut kami rangkumkan berita internasional terpopuler dari Kompas.com selama sepekan terakhir edisi Senin hingga Minggu .Sebuah resepsi pernikahan di Bodh Gaya, negara bagian Bihar, India, berubah menjadi kekacauan setelah keluarga mempelai wanita dan pria bentrok karena kekurangan persediaan rasgulla, makanan penutup khas India. Insiden itu terjadi Sabtu di sebuah hotel tempat keluarga mempelai wanita menginap, sementara mempelai pria dan rombongan datang dari desa terdekat. Pada awalnya, suasana resepsi tampak normal dengan tamu-tamu berkumpul di area makanan. Namun beberapa waktu kemudian, protes dari pihak keluarga pengantin wanita mengenai kekurangan rasgulla memicu keributan besar.Simak berita ini selengkapnya di sini.Baca juga: Gegara Kehabisan Makanan Resepsi, Tamu Undangan Berkelahi dan Pernikahan DibatalkanSebanyak empat negara Eropa yakni Irlandia, Spanyol, Slovenia, dan Belanda memboikot ajang tarik suara Eurovision Song Contest 2026. Keputusan ini diambil setelah Israel diizinkan untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut, sebagaimana dilansir The Guardian, Jumat .Sebelumnya, sudah ada desakan dari beberapa penyiar yang tergabung dalam European Broadcasting Union (EBU) untuk mengecualikan Israel dengan alasan konflik yang sedang berlangsung di Gaza.Baca selengkapnya di sini.Baca juga: Israel Diizinkan Ikut Kontes Bernyanyi Eurovision, 4 Negara Eropa Langsung BoikotPresiden Amerika Serikat Donald Trump terlihat beberapa kali memejamkan mata dalam rapat kabinet berdurasi tiga jam pada Selasa .Momen itu terjadi ketika para anggota kabinet memuji kepemimpinan Trump di depan kamera, sehingga mulai memunculkan spekulasi mengenai kesehatan presiden berusia 79 tahun tersebut.Namun, pemerintah langsung bereaksi keras terhadap spekulasi bahwa Trump sempat tertidur.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-14 14:16