Daftar Perusahaan Diduga Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra

2026-01-17 04:37:56
Daftar Perusahaan Diduga Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) merinci daftar perusahaan yang diduga menjadi penyebab bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra. Seluruhnya terbagi di wilayah Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menyampaikan, untuk perusahaan diduga menjadi penyebab banjir di wilayah Sumatera Barat ada sebanyak 11 korporasi.“(Diduga merusak) DAS (daerah aliran sungai) Air Dingin, Kuranji, Anai Kota Padang dan Padang Panjang,” tutur Anang kepada wartawan, Selasa .AdvertisementPerusahaan yang dimaksud adalah PT SBI, PT DDP, PT PJA, PT SSE, PT LAK, PT BEN, PT SM, MMP, JAM, PT AMP, dan PT IS.Kemudian, untuk perusahaan diduga penyebab banjir di wilayah Aceh yang menggarap DAS Simpang Kanan, Simpang Kiri, Tamiang Jaya meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur hingga Langsa adalah PT RWP dan PT LMR. Sementara wilayah Das Jambu Aye di Aceh Utara dikelola PT RTS.Selanjutnya, PT DP diduga bertanggung jawab atas DAS Krueng Sawang dan Pasee meliputi Aceh Utara, Aceh Tengah, Lhoksumawe, Bireun, Bener Meriah. Disusul DAS Hulu Pidie kawasan Pidie dikelola PT WAM dan PT ANI.“Perusahaan diduga penyebab banjir di wilayah Sumatera Utara: DAS Wampu, Besitang, Batang Serangan Kabupaten Langkat yang pertama pembukaan Jalan Langkat-Kaban Jahe, kedua pembukaan Lahan untuk Tempat Wilayah Pamah Semelir,” jelas dia.Anang juga mengulas bencana tanah longsor di Kecamatan Adian Koting dan Desa Tukaa di Tapanuli Utara dan Sibolga diduga melibatkan pelaku penebangan individu berjumlah tiga orang.“DAS Batang Toru dan Gaboga Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara (diduga melibatkan) PT TPL, CV TAS, PT NSHE, PT WIS, PT AR, dan PT TBS,” Anang menandaskan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hadir pula fitur Emotional Virtual Experience (EVE) yang memungkinkan pelanggan memvisualisasikan konfigurasi kendaraan secara digital dengan tampilan menyerupai foto realistis.Konsumen dapat memperoleh pengalaman VIP Delivery dalam proses serah terima kendaraan yang lebih personal sesuai waktu dan kebutuhan.Dari sisi keberlanjutan, BMW MINI Tunas Bekasi mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah berbasis biomaterial.Limbah oli dari layanan purnajual diproses melalui filtrasi bioarik dengan struktur sarang lebah dan bakteri anaerob sehingga residu limbah dapat ditekan hingga di bawah tujuh persen.Teknologi ini digunakan untuk memastikan kualitas pengolahan limbah sesuai standar lingkungan otomotif modern.Seluruh model BMW yang dipasarkan melalui jaringan resmi mendapatkan program BMW Service Inclusive selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas jarak tempuh.Baca juga: Kebutuhan Regulasi Penjualan Mobil Bekas di IndonesiaKemudian juga perlindungan ban dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun yang mencakup bantuan derek dan mobil pengganti sesuai ketentuan.Peresmian BMW, BMW M, dan MINI Tunas Bekasi menjadi flagship pertama kami di kawasan ini dan mencerminkan investasi strategis untuk memperkuat kehadiran BMW Tunas di Bekasi. Fasilitas baru ini dibangun dengan konsep Retail.Next dengan standar tinggi, kata Rico Setiawan, President Director BMW Tunas.Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan BMW Tunas dalam melayani masyarakat Bekasi dan Jakarta Timur, serta menunjukkan keseriusan kami dalam menghadirkan pengalaman ritel otomotif premium yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan masa kini, tambahnya.

| 2026-01-17 02:56