Jakarta - Upaya mengembangkan pendidikan berbasis lingkungan di Maluku kini memasuki tahap baru melalui Hutan Musik atau Sound of Green (SoG) yang dikembangkan Ambon Music Office (AMO). Hutan Musik menjadi terobosan strategis untuk pendidikan lingkungan dan kearifan lokal di Maluku, sekaligus memberi kesempatan belajar langsung tentang pelestarian alam dan budaya setempat.Guru Besar Ilmu Pendidikan Biologi Universitas Pattimura (Unpatti) Prof Pamela Mercy Papilaya menyatakan, SoG tidak hanya menyediakan ruang belajar tambahan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana efektif untuk memperkenalkan peserta didik pada kekayaan hayati dan potensi lingkungan melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif.Advertisement"Inovasi SoG dengan lokus Hutan Musik sangat penting sebagai sumber belajar, tempat untuk melakukan penelitian dan pengembangan pembelajaran melalui lingkungan dan kearifan lokal masyarakat Maluku," ujar Pamela, melansir Antara, Rabu .Menurut dia, keberadaan Hutan Musik memberikan dampak positif pada proses pembelajaran mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi."Karena peserta didik dapat mempelajari berbagai jenis tumbuhan, manfaatnya, serta penggunaannya sebagai bahan pembuatan alat musik tradisional," terang Pamela.Program SoG menjadi bagian dari dunia pendidikan dalam membangun literasi lingkungan serta menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pelestarian alam melalui pendekatan budaya.
(prf/ega)
Pakar Nilai Hutan Musik di Ambon sebagai Inovasi Pendidikan Lingkungan
2026-01-12 05:15:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:37
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 04:47
| 2026-01-12 04:32










































