Perjuangan Gedis, 7 Tahun Jadi Driver Ojol Perempuan Jalani Peran Ganda Bagi Keluarga

2026-01-12 06:36:43
Perjuangan Gedis, 7 Tahun Jadi Driver Ojol Perempuan Jalani Peran Ganda Bagi Keluarga
BANDUNG, - Tak mudah berperan menjadi seorang ibu yang juga harus mencari nafkah untuk keluarga, salah satunya menjadi driver ojek online (ojol) perempuanDitengah Riuh kendaraan dan debu jalanan Cihampelas Bandung, suara knalpot menjadi latar potret jalanan sore itu.Awan kelabu mulai saling berdesakan menutupi langit senja yang lamat-lamat mulai redup ditelan awan. Dibawah naungan Jembatan Pelangi, seorang wanita berjaket hijau tampak sedang beristirahat duduk diatas motor maticnya, matanya sendu, tampak lelah.Baca juga: Kaji Rencana Kereta Kilat Pajajaran yang Bikin Gambir-Bandung 1,5 Jam, KAI: Kami Tak Mau Berandai-andaiNamun pandanganya tertuju pada ponsel yang tersimpan di holder stang kemudi. Jemarinya tampak memilah orderan masuk yang akan ia terima kemudian.Maklum sebagai driver ojek online, orderan penumpang tentu menjadi moment yang ditunggu.Baca juga: Hujan Deras Picu Bencana di Bandung: Rumah Ambruk, Angin Kencang Sapu Permukiman, Dua Mobil HanyutWanita berkerudung itu bernama Gedis Permadani, ibu dari dua anak itu sudah menjalani profesinya sebagai driver ojek online selama tujuh tahun.  Di usianya, Gedis sudah terlalu akrab dengan pilihan-pilihan sulit yang menuntut keputusan cepat.Bukan ambisi yang membawanya ke jalanan, melainkan kebutuhan hidup yang mendesak.  Baca juga: Luapan Anak Sungai Citarum Rusak Puluhan Rumah di Bandung, 2 Mobil Hanyut"Dulu waktu masih Janda, belum punya penghasilan, cari kerja susah," ujarnya.Kesempatan pertama datang ketika sebuah perusahaan transportasi online membuka lowongan, dan memanggilnya."Ya udahlah, yang ada aja," katanya.  Kini hidupnya berbeda, ia telah menikah lagi dan menjadi ibu dari remaja 15 tahun yang duduk di kelas tiga SMP, dan seorang bayi berusia 10 bulan.Namun tanggung jawab itu membuat ritme kerjanya semakin ketat.


(prf/ega)