Banjir dan Longsor di Tapteng, Pemerintah Sediakan Internet Gratis, Lokasinya di Perkantoran Bupati

2026-01-12 04:46:57
Banjir dan Longsor di Tapteng, Pemerintah Sediakan Internet Gratis, Lokasinya di Perkantoran Bupati
MEDAN, - Banjir dan longsor dia Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memutus jaringan komunikasi di wilayah tersebut sejak Senin .Untuk memudahkan akses masyarakat ke keluarga mereka, Pemprov Sumut menyediakan akses internet gratis.Lokasinya berada di area perkantoran Kantor Bupati Tapteng, tepatnya di Kantor TP PKK.Baca juga: Update Korban Bencana Alam di Tapanuli Utara: 30 Orang Meninggal dan 19 HilangTepatnya berada di Jalan dr Ferdinan Lumban Tobing, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.Akses internet disana diberikan seluas-luasnya untuk seluruh masyarakat yang ada di sekitar Kantor Bupati Tapteng."Kita coba membantu masyarakat agar bisa berkomunikasi ke luar, karena seluruh komunikasi terputus sejak longsor minggu lalu," ujar Kepala Dinas Kominfo Pemprov Sumut Erwin Harahap dalam keterangan tertulisnya, Senin .Baca juga: Prabowo Kunjungi Korban Banjir di Tapanuli Tengah: Mereka Masih SyokInternet gratis ini juga disediakan di tenda pengungsian yang berada di Kecamatan Pandan."Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, petugas dan seluruh yang ada di sekitar sini, karena akses komunikasi di saat seperti ini sangat penting," tambah Erwin.Salah satu masyarakat yang menggunakan akses internet gratis ini, Siti Pasaribu, bersyukur dan terharu bisa mengakses internet.Baca juga: Internet Hidup Lagi di Tapanuli Tengah, Korban Banjir Sumut Menangis Bisa Telepon KeluargaKini dia bisa memberi tahu keadaannya kepada keluarga yang ada di Medan."Alhamdulillah, udah bisa ngabarin keluarga yang di Medan, sudah tiga hari kami tak ada komunikasi, listrik mati, sinyal tak ada, ini dah bisa, Alhamdulillah," ujar Siti.Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Senin , Tapteng wilayah terparah terdampak banjir dan longsor.Rinciannya,  ada 294.924 orang yang terdampak, korban meninggal 82 orang, hilang 104 orang, luka 508 orang dan yang mengungsi 6636 orang.Selain itu, ada daerah yang terisolasi karena tertutup material longsor, sehingga bantuan harus dikirim melalui helikopter.Kondisi juga bertambah parah lantaran jaringan komunikasi dan listrik banyak yang putus.Kondisi ini membuat Tim SAR gabungan sulit memperoleh informasi rinci mengenai kebutuhan mendesak masyarakat di titik-titik terisolir.Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta PLN dan Telkom segera memperbaikinya."Permasalahannya komunikasi dan listrik terputus, kita tidak bisa mendapatkan informasi pasti apa saja kebutuhan warga di lokasi terisolir. Karena itu kita minta Telkom dan PLN percepat perbaikan,” tandas Bobby saat meninjau banjir di Tapteng, Minggu .


(prf/ega)