PALANGKA RAYA, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bakal segera menyalurkan bantuan seragam sekolah dan sepatu gratis bagi pelajar jenjang SMA, SMK, dan SKH di wilayah setempat.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo mengatakan, penyaluran bantuan tersebut direncanakan mulai Januari 2026, setelah seluruh proses pemeriksaan kelayakan barang rampung.“Sabar dulu, pemerintah punya mekanisme kalau barang itu harus diperiksa dulu, sudah ada di sekolah-sekolah tapi lagi dicek semua kelayakannya, kalau sudah, setelah libur tahun baru baru didistribusikan,” beber Reza kepada wartawan di SMAN 2 Palangka Raya, Senin .Baca juga: Damri Buka Rute Tanpa Transit Pontianak-Palangkaraya, Tiket Rp 725.000Reza menjelaskan, penyaluran seragam sekolah gratis memerlukan waktu lebih lama karena tim harus memastikan kualitas dan kuantitas barang sesuai standar.“Selama ini tim ngecek semua bajunya, kualitasnya dan kuantitasnya bagaimana, jangan sampai nanti baju-baju ini enggak nyaman dipakai siswa,” jelas dia.Penyaluran seragam dan sepatu gratis tersebut akan dilakukan berbarengan dengan penetapan penerima Kartu Huma Betang, program kartu bantuan sosial terintegrasi milik Pemprov Kalteng yang mencakup bantuan sembako hingga pendidikan.“Setelah kartu Huma Betang berjalan, nanti akan disalurkan dari sana. Jadi program ini merupakan bagian benefit dari Kartu Huma Betang, ini untuk yang membutuhkan,” jelasnya.Adapun jumlah dan jenis seragam yang diterima siswa bervariasi, tergantung pada tingkat ekonomi penerima manfaat.Untuk pelajar kurang mampu, Pemprov Kalteng akan memberikan empat jenis seragam lengkap beserta sepatu.“Ada juga yang cuman dapat baju putihnya saja, baju pramuka saja, tapi khusus untuk semua anak kelas X nanti akan diberikan baju batik dan olahraga, tapi baju putih, pramuka, dan sepatu, itu untuk yang kurang mampu,” ujarnya.Dalam pemilihan bahan, pihaknya mengupayakan agar seragam yang dibagikan nyaman dipakai siswa sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar.“Cari yang nyaman yang kainnya sejuk buat anak-anak, sehingga anak-anak belajar dengan nyaman,” bebernya.Sebelumnya, Reza menjelaskan bahwa program seragam gratis ini kini diprioritaskan bagi siswa kurang mampu, meskipun awalnya direncanakan untuk seluruh siswa pada tahun ajaran 2025/2026.“Karena siswa tahun ajaran ini melebihi estimasi jumlah dalam perencanaan kami sebelumnya, sehingga perlu penyesuaian jumlah penerima agar bantuan ini efektif, yakni dengan memberikan seragam dan sepatu gratis diprioritaskan untuk siswa kurang mampu,” beber Reza.Ia menyebutkan, total jumlah siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026 mencapai lebih dari 35.500 siswa, sementara perencanaan awal anggaran hanya untuk sekitar 33.000 siswa.“Memang awalnya seragam gratis ini diprogramkan untuk semua siswa, tetapi Pak Gubernur menginginkan agar program ini hanya untuk siswa kurang mampu, yang mampu tidak perlu,” kata Reza.Meski demikian, karena sebelumnya program ini telah dijanjikan untuk seluruh siswa kelas X, Pemprov Kalteng tetap memberikan bantuan seragam dengan skema berbeda.“Untuk siswa kurang mampu, benar-benar miskin ekstrem, dapat empat stel baju (putih abu-abu, batik, pramuka, olahraga) dan satu sepatu, untuk yang mampu tetap dikasih seragam, hanya saja cuman kami berikan baju batik dan baju olahraga, selebihnya silakan beli,” tutur Reza.
(prf/ega)
Seragam Gratis SMA-SMK di Kalteng Mulai Dibagikan Januari 2026
2026-01-12 16:44:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 15:41
| 2026-01-12 15:11
| 2026-01-12 15:10
| 2026-01-12 14:15










































