Tegaskan Avatar 3 Tak Pakai AI, James Cameron Sebut Kemampuan Aktor Tak Bisa Digantikan

2026-01-12 22:29:40
Tegaskan Avatar 3 Tak Pakai AI, James Cameron Sebut Kemampuan Aktor Tak Bisa Digantikan
- James Cameron ingin para penonton bioskop tahu sebelum Avatar: Fire and Ash tayang di bioskop-bioskop di seluruh dunia bahwa tidak ada AI generatif yang digunakan dalam pembuatan film ini.Berbicara kepada ComicBook.com, James Cameron mengatakan bahwa ia menyuarakan hal ini bukan karena ia memiliki dendam terhadap AI generatif.Tetapi karena ia keberatan dengan orang-orang yang berpikir bahwa selain aktor manusia asli, mereka juga menggunakan AI untuk menghidupkan karakter-karakter "Avatar"."Saya hanya ingin menunjukkan bahwa kami tidak menggunakannya di film-film 'Avatar'. Kami menghormati dan menyanjung aktor. Kami tidak mengganti aktor. Itu akan menemukan levelnya," imbuhnya.Baca juga: Saran James Cameron Sebelum Nonton Avatar: Fire and AshLebih lanjut Cameron mengakui kekhawatirannya akan keberlanjutan dunia hiburan jika mengandalkan AI."Jadi, ancaman eksistensial dari AI besar itulah yang lebih mengkhawatirkan saya daripada semua hal itu," kata James Cameron.Bulan lalu, ia mengatakan kepada CBS Sunday Morning bahwa sungguh "mengerikan" bagaimana AI generatif kini dapat menciptakan aktor buatan untuk layar lebar."Ada AI generatif, yang bisa menciptakan karakter," kata Cameron.Baca juga: James Cameron Siap Akhiri Avatar, Sebut Fire and Ash Penentu Masa Depan"Mereka bisa menciptakan aktor. Mereka bisa menciptakan penampilan dari awal hanya dengan perintah teks. Rasanya, tidak. Itu mengerikan bagi saya," lanjutnya.Namun, Cameron tidak sepenuhnya anti AI dalam hal Hollywood.Pada September 2024, ia mengumumkan bergabung dengan dewan direksi Stability AI, perusahaan di balik model teks ke gambar Stable Diffusion.Cameron menjelaskan minatnya pada AI dengan mengatakan bahwa masa depan pembuatan film blockbuster bergantung pada kemampuan untuk "memotong biaya (VFX) hingga setengahnya."Baca juga: Avatar: Fire and Ash Dapat Pujian Visual Terbaik dan Emosi Mendalam  Sutradara tersebut secara terbuka mengakui bahwa ia sedang menjajaki cara untuk menyaring AI secara bertanggung jawab ke dalam alur kerja VFX."Jika kita ingin terus menonton film-film yang selalu saya sukai, yang saya suka buat, dan yang akan saya tonton,  Dune, Dune: Part Two atau salah satu film saya atau film-film yang sarat efek dan CG,  kita harus mencari cara untuk memangkas biayanya hingga setengahnya," ujarnya saat itu.Menegaskan bahwa itu perlu bukan untuk mengurangi staf atau membuat perusahaan efek tak berfungsi, melainkan hanya untuk mempercepat proses produksi.


(prf/ega)