Keluarga Pelatih Valencia Minta Identitas Korban Tak Diekspos Berlebihan, Ini Kata Polda NTT

2026-01-17 04:07:54
Keluarga Pelatih Valencia Minta Identitas Korban Tak Diekspos Berlebihan, Ini Kata Polda NTT
KUPANG, – Kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu .4 orang dari 11 penumpang dilaporkan hilang sejak kapal tersebut tenggelam yaitu pelatih Valencia B berserta 3 orang anaknya.1 jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, ditemukan nelayan pada Senin pagi.Baca juga: Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Padar, 4 WNA Sekeluarga Asal Spanyol HilangPihak keluarga korban meminta agar identitas korban tidak dipublikasikan secara berlebihan dan privasi keluarga tetap dihormati di tengah duka mendalam yang mereka alami.Polda NTT menegaskan komitmennya untuk sepenuhnya menghormati sikap keluarga serta mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam penanganan tragedi tersebut.Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, mengatakan kepolisian memahami kondisi psikologis keluarga yang sedang berduka dan berharap semua pihak menunjukkan empati.“Kami memahami duka mendalam yang dirasakan keluarga korban. Karena itu, Polda NTT menghormati permintaan keluarga agar identitas korban tidak diekspos secara luas. Kami mengajak masyarakat dan media untuk bersama-sama menjaga etika dan menghormati privasi keluarga,” ujar Henry, Senin .Baca juga: Jasad Perempuan di Selat Padar Diduga Anak Pelatih Valencia, Korban KM Putri SakinahHenry menegaskan, sejak awal kejadian Polri bersama Tim SAR gabungan berfokus pada misi kemanusiaan, yakni pencarian korban serta pendampingan kepada keluarga, bukan pada sensasi atau eksposur berlebihan di ruang publik.“Keselamatan dan nilai kemanusiaan adalah prioritas utama. Operasi SAR masih berlangsung dan kami meminta semua pihak tidak menyebarkan spekulasi atau konten yang justru dapat memperdalam luka keluarga korban,” tegasnya.Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi antara Polda NTT dan keluarga korban terus dilakukan secara intensif.Termasuk melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Spanyol, guna memastikan setiap perkembangan pencarian disampaikan secara jelas, akurat, dan manusiawi.“Kami berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengalir agar proses pencarian korban yang masih hilang dapat berjalan lancar. Polri bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus bekerja maksimal hingga seluruh korban ditemukan,” kata Henry.Baca juga: Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Pencarian 4 WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Pulau PadarDi akhir keterangannya, Henry mengajak publik menjadikan tragedi ini sebagai pengingat pentingnya keselamatan pelayaran sekaligus momentum untuk memperkuat solidaritas sosial.“Empati publik sangat berarti bagi keluarga korban. Mari kita jaga Labuan Bajo dan NTT sebagai wilayah yang aman serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-17 04:41