Menteri PU: Akses ke Sibolga Belum Bisa Tembus karena Masih Longsor

2026-02-05 07:11:25
Menteri PU: Akses ke Sibolga Belum Bisa Tembus karena Masih Longsor
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap akses menuju Sibolga, Sumatera Utara masih tertutup belum bisa ditembus karena cuaca masih hujan yang mengakibatkan longsor. Tim dari Kementerian PU masih menunggu terbukanya akses Sibolga untuk melakukan perbaikan sarana infrastruktur."Sibolga sekarang masih belum bisa tembus karena masih hujan, masih longsor sehingga masih belum bisa tembus. Kami upayakan kalau agak kering sedikit pasti akan tembus," kata Doddy usai membuka International Conference on Construction Innovation (ICCI) 2025, Semarang, dilansir Antara, Kamis (27/11/2025).Doddy berharap, akses ke Sibolga bisa segera terbuka pascabencana sehingga tim dari Kementerian PU bisa membantu upaya penanganan bencana alam. Ia memastikan tim dari Kementerian PU maupun balai sudah disiagakan di sekitar lokasi bencana di Sibolga-Tapanuli Raya sejak beberapa hari lalu"Sudah di sana dari kemarin. Alat berat sudah kami siagakan. Solar sudah siap, semua sudah siap. Tinggal memang tiket kami tinggal nunggu cuaca," katanya.Dody akan meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan modifikasi cuaca agar curah hujan di sekitar lokasi sedikit berkurang."Enggak cuma di Sumut (Sibolga, red) saja, di Aceh kena (bencana, red), Sumatra Barat juga kena. Jadi, kita perlu melakukan modifikasi cuaca di daerah situ, Sumbar, Sumut, Aceh, dan sekitarnya," katanya.Sampai saat ini, akses menuju lokasi bencana banjir bandang-longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masih tertutup.Basarnas mengonfirmasi berdasarkan data pusat pengendalian operasi, banjir bandang-tanah longsor menimbulkan dampak signifikan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah, mulai Kecamatan Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Sibabangun, Tapian Nauli, dan Kolang.Data sementara mencatat ada lebih dari 1.902 keluarga menjadi korban bencana di Tapanuli Tengah dengan jumlah korban terbanyak di Kecamatan Kolang 1.261 keluarga, dan satu keluarga berjumlah empat orang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun longsor.Sedangkan di Tapanuli Selatan, banjir bandang dan longsor melanda wilayah Aek Ngadol, Hutagodang, Garoga, Batuhoring, dan Hapesong Baru dalam wilayah administrasi Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.Basarnas mencatat ada sebanyak enam warga meninggal akibat banjir bandang dan tujuh warga terdampak longsor di Parsariran, Hapesong Baru.Lalu di Kota Sibolga, mayoritas korban berada di Kecamatan Sibolga Selatan dengan korban meninggal sementara sebanyak delapan orang, dan 21 orang dilaporkan hilang.Tiga lokasi pengungsian disiapkan, yakni di GOR Pandan di Tapanuli Tengah, gedung SMPN 5 Parombunan di Kota Sibolga, serta RS Bhayangkara Batang Toru dan lokasi pengungsian desa setempat untuk wilayah Tapanuli Selatan.Lihat juga Video: Update Korban Bencana Sumut: 43 Orang Tewas-88 Masih Dicari[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-02-05 05:41