ACEH UTARA, - Sebanyak 78 orang meninggal dunia dan 32.518 rumah rusak di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut.Data sementara pada Senin dari posko utama banjir mencatat rincian kerusakan rumah, yakni 3.970 unit rusak berat, 12.685 rusak sedang, dan 15.890 rusak ringan. Sebanyak 32.547 rumah dilaporkan terendam.Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil menyebutkan, terdapat 51 korban yang masih dinyatakan hilang hingga saat ini. “Pencarian terus dilakukan tim gabungan,” katanya.Baca juga: Basarnas Kerahkan Tim Sisir Laut dan ke 3 Zona Bencana di Aceh UtaraJumlah pengungsi mencapai 107.305 jiwa dan tersebar di 221 titik pengungsian. Namun, sebagian warga mulai kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur sisa banjir.“Jembatan rusak 27 unit, rusak berat 24 dan tiga unit rusak ringan. (Terdapat) 57 titik tanggul sungai jebol. Delapan daerah irigasi rusak dengan rincian lima rusak berat dan tiga rusak ringan,” terang pria yang akrab disapa Ayahwa ini.Pendataan dampak banjir masih berlangsung. Kendala utama saat ini adalah jaringan telekomunikasi yang belum pulih sepenuhnya.“Listrik juga belum menyala ke seluruh desa. Kebutuhan mendesak saat ini bahan pangan. Masih kurang di seluruh wilayah,” ujarnya.Banjir di Aceh Utara telah berlangsung selama 10 hari terakhir. Adapun kabupaten lain di Aceh memasuki hari kelima banjir. Aceh Utara merupakan wilayah terluas di Provinsi Aceh.
(prf/ega)
"Update" Banjir Aceh Utara: 78 Meninggal, 51 Hilang, 32.518 Rumah Rusak
2026-01-12 03:44:13
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:05
| 2026-01-12 03:17
| 2026-01-12 02:32
| 2026-01-12 01:51










































