Tunjangan Khusus Guru Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap Mulai Desember 2025

2026-02-03 16:52:50
Tunjangan Khusus Guru Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap Mulai Desember 2025
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menyalurkan tunjangan khusus guru terdampak bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.Penyaluran itu dilakukan secara bertahap mulai Desember 2025 sampai dengan Februari 2026 dengan total dana Rp 32 miliar dan akan diberikan pada 16.467 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK).Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti mengatakan, upaya ini sebagai wujud kepedulian atas penderitaan PTK yang terdampak bencana. “Akhir tahun yang bagi sebagian orang bisa dinikmati dengan hangat penuh suka cita berkumpul bersama keluarga. Namun saat ini menjadi momen yang sangat memprihatinkan bagi saudara-saudara kita, khususnya para pendidik dan tenaga kependidikan di beberapa lokasi yang terdampak bencana," kata Suharti dikutip dari keterangan tertulis, Senin .Baca juga: Cara Cek Kuota Sekolah SNBP 2026 Klik snpmb.id, Masa Sanggah Hari Ini“Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian Kemendikdasmen, tunjangan khusus ini disalurkan untuk sedikit meringankan beban mereka," ucap Suharti.Adapun jumlah PTK yang terdampak dari masing-masing jenjang dan bantuannya adalah sebagai berikut:1. Jenjang PAUD, ada 915 pendidik yang terdampak dan mendapatkan total bantuan sebesar Rp 1,8 miliar. 2. Jenjang pendidikan dasar jumlah pendidik yang terdampak bencana mencapai 10.274 dengan jumlah bantuan yang diberikan sebesar Rp 20,5 miliar.3. Jenjang pendidikan menengah jumlah pendidik yang terdampak sebanyak 5.258 dengan bantuan yang diberikan sebesar Rp 10,5 miliar. Sedangkan jumlah tenaga pendidik terdampak sebanyak 20 orang rinciannya, tiga orang di Provinsi Aceh dan 17 orang lainnya di Provinsi Sumatera Barat mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 2 juta.ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU BANJIR SUMBAR: Sejumlah warga berjalan di antara potongan kayu gelondongan yang bertumpuk di pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Jumat . Sampah kayu gelondongan itu menumpuk di sepanjang pantai Padang pasca banjir bandang beberapa hari terakhir. Sebelumnya diberitakan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan, sebanyak 16.500 guru terdampak bencana di Sumatera akan mendapatkan tunjangan khusus.Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kata Mu'ti, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk tunjangan khusus guru terdampak bencana.Baca juga: Bantuan 16.500 Guru Korban Bencana Banjir Aceh-Sumatra Rp 2 Juta Sudah CairHal tersebut disampaikan Mu'ti kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin ."Tunjangan khusus guru di daerah bencana, Rp 35 miliar untuk anggaran dari revisi. Yang kami sampaikan sebanyak 16.500 guru yang menerima bantuan. Kemudian buat masing-masing menerima bantuan Rp 2 juta per guru, dan anggaran masih dalam proses revisi tahun 2025," ujar Mu'ti dalam sidang kabinet, Senin.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-03 15:41