Lingkaran Setan Korupsi di Lampung Tengah, 3 Kali Bupati Terjerat Tilap Menilap APBD

2026-02-03 17:20:52
Lingkaran Setan Korupsi di Lampung Tengah, 3 Kali Bupati Terjerat Tilap Menilap APBD
LAMPUNG, - Pemerintahan di Kabupaten Lampung Tengah seperti berputar di dalam "lingkaran setan" kasus korupsi penyalahgunaan APBD.Sejauh ini, tiga kali bupati di kabupaten tersebut terjerat kasus korupsi.Berdasarkan arsip pemberitaan media, tiga orang bupati itu adalah Andy Achmad (2008), Mustafa (2018), dan terkini Ardito Wijaya (2025).Andy Achmad terjerat kasus korupsi pada APBD Lampung Tengah tahun 2008 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 28 miliar.Kemudian, Mustafa terjerat kasus suap persetujuan pinjaman PT SMI dan puluhan anggota DPRD.Adapun Ardito Wijaya dan beberapa anggota DPRD terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap pengesahan rancangan APBD pada Rabu, 10 Desember 2025.Baca juga: Bupati Ditangkap KPK, Pegawai Pemkab Lampung Tengah: Kami Sedang BerdukaAtas fenomena ini, pengamat dan akademisi hukum Universitas Bandar Lampung (UBL), Benny Karya Limantara mengatakan bahwa hal itu menjadi cermin rusaknya struktur kekuasaan lokal, bukan hanya sekadar kesalahan individu."Ini rusaknya struktur kekuasaan lokal, budaya politik anggaran, dan lemahnya sistem pengawasan," kata Benny saat dihubungi, Kamis .KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Kantor Bupati Lampung Tengah terpantau lengang usai sang bupati, Ardito Wijaya ditangkap KPK, Kamis .Dia mengatakan bahwa persetujuan APBD dan pinjaman daerah menjadi titik rawan korupsi karena regulasi menempatkan DPRD sebagai pemegang kunci persetujuan."Sementara, kepala daerah membutuhkan dukungan politik," katanya.Oleh karena itu, saat kepentingan ekonomi, proyek infrastruktur, dan kepentingan elektoral terhubung, ruang negosiasi itu mudah berubah menjadi ruang transaksional.Hal itu diperparah dengan lemahnya pengawasan internal.Baca juga: Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lampung Tengah Bicara soal Kejujuran di Hari AntikorupsiInspektorat daerah dinilai belum independen, BPK baru turun setelah kerugian terjadi, dan kementerian terkait hanya menilai kelayakan teknis, bukan integritas pejabat.Bahkan, intervensi KPK bersifat reaktif, bukan pencegahan.“Jika hanya mengandalkan OTT, Lampung Tengah akan terus berada dalam siklus kasus yang berulang setiap lima hingga tujuh tahun," katanya.Benny mengusulkan tiga langkah besar untuk memperbaiki sistem, di antaranya reformasi total mekanisme persetujuan pinjaman daerah, termasuk pengesahan teknis oleh komite independen, pembahasan disiarkan terbuka, dan integritas pejabat menjadi komponen penilaian.Lalu, digitalisasi penuh pengelolaan APBD agar setiap perubahan anggaran terekam, dipublikasi, dan dapat diawasi warga secara real-time, serta pengawasan publik sebagai garda terdepan, melibatkan media, masyarakat sipil, dan akademisi dalam audit sosial.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-03 17:33