MADIUN, - Pengemudi kendaraan yang melewati ruas Tol Ngawi-Madiun-Kertosono saat liburan Natal dan Tahun Baru diingatkan untuk mewaspadai kondisi hujan lebat dan angin kencang.Sebab, saat hujan lebat, genangan air di ruas jalan dapat menyebabkan terjadinya aquaplaning atau kondisi saat ban kendaraan kehilangan cengkeraman karena lapisan air yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto mengatakan, genangan air yang berlebih saat hujan lebat dapat menyebabkan aquaplaning. Kondisi ini dapat terjadi di seluruh ruas jalan tol saat hujan deras terjadi.Baca juga: Libur Nataru, Tol di Sumatera Diskon 20 Persen, Catat Jadwal dan Ruas JalannyaArie mengatakan, petugasnya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi genangan air manakala hujan deras mengguyur ruas tol. Bila ditemukan genangan, maka petugasnya akan segera membersihkan.“Aquaplaning dapat terjadi di semua ruas. Kami monitoring terus. Semisal ada genangan karena drainase tersumbat dan sedimen maka langsung dibersihkan. Sehingga dari sisi infrastrukturnya aman,” ungkap Arie usai memimpin apel kesiapan libur Natal dan Tahun Baru, Selasa sore.Baca juga: Jelang Pembukaan Tol Fungsional, Menhub dan Kakorlantas ke Kraksaan JatimIa mengingatkan agar pengemudi kendaraan bermotor yang melewati ruas jalan tol tidak tancap gas saat hujan deras. Pasalnya, bila nekat mengemudi kecepatan tinggi, kendaraan berpotensi tergelincir saat melewati genangan air yang berlebih.“Saat ini kondisi cuaca yang lagi ekstrem jadi perlu kerja sama pengguna jalan. Caranya bagaimana pengguna jalan berkendara baik dan benar. Jangan sampai kondisi hujan deras, tancap gas terus. Kalau ada genangan air banyak maka akan tergelincir. Untuk amannya, kecepatan kendaraan maksimal 70 hingga 80 kilometer per jam,” kata Arie.Agar perjalanan aman dan lancar, Arie mengimbau warga untuk merencanakan perjalanan dengan matang, baik rute atau kendaraannya. Selain itu, pengemudi diminta tidak tergesa-gesa dan lebih mementingkan keselamatan berkendara.Arie mengatakan, selama setahun terakhir kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Ngawi-Kertosono-Kediri lebih banyak lantaran faktor kesalahan manusia. Salahnya satun banyak kasus kecelakaan kendaraan tabrak dari belakang.
(prf/ega)
Libur Nataru, Pengendara Diminta Waspadai Aquaplaning Saat Sedang Hujan Lebat
2026-01-12 04:44:37
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:33
| 2026-01-12 03:58
| 2026-01-12 03:45
| 2026-01-12 03:27
| 2026-01-12 03:13










































